MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih setiap tahunnya menganggarkan pembangunan jalan yang merata pada tiap wilayahnya. Tapi usai dibangun apakah dibiarkan saja tanpa perawatan semisal pembersihan tanaman liar yang masuk jalan raya.
Tumbuhan liar atau rumput mulai masuk badan jalan dan berdampak penyempitan pada jalan, pastinya tumbuhan liar yang tumbuh dibahu jalan dapat mengganggu para pengguna jalan kala melintas.
Pantauan Media ini dilapangan, tanaman dan rumput liar makin menjadi masuk melewati garis putih jalan yang telah beraspal yaitu di sepanjang jalan Sindur Kecamatan Cambai dari Jembatan Sindur menuju Kantor Pemkot Prabumulih atau sebaliknya.
Mirisnya, jalan yang beberapa tahun silam telah dilakukan peningkatan dan pengaspalan dari dana APBD Prabumulih, tapi dibiarkan seolah tanpa pemeliharan atas merambatnya tanaman – tanaman liar itu yang tumbuh subur masuk badan jalan.
Dibiarkan berlarut dan telah sejauh ini, Dinas terkait terkesan mengabaikan seolah tutup mata merambatnya tanaman liar masuk kejalan raya.

Lurah Sindur Zinab S.St saat dibincangi media ini di Kantor Kelurahan setempat mengatakan pihaknya telah melapor ke Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan, Jumat (19/5/2023).
“Ya telah kami laporkan pada Dinas PU , DLH dan kebersihan, sementara belum ada jawaban. Pastinya kami akan upayakan pembersihan mandiri,” terangnya.
Lanjut Lurah berhijab itu, Dinas Kebersihan meminta SPPD pada Kelurahan dan melakukan pembersihan disekitar Kalangan atau Pasar Tradisonal Sindur.
“Insha allah jam 14.00 siang ini kami akan gotong royong pembersihan rumput di sekitar Jembatan Kelekar Sindur. undangan sudah disebar pada ketua RW dan ketua RT kelurahan kita,” tandas Zainab.














