BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHAN

Merawat Tradisi Integritas, Pemkab OKI Bidik Opini WTP ke-15

×

Merawat Tradisi Integritas, Pemkab OKI Bidik Opini WTP ke-15

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi fiskal dengan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Selatan.

Langkah ini menjadi awal dari upaya Pemkab OKI untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-15 kalinya secara berturut-turut.

Penyerahan ini sendiri merupakan mandat konstitusi dalam mempertanggungjawabkan setiap rupiah anggaran daerah.

Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati OKI Supriyanto kepada Kepala Bidang Pemeriksaan Sumatera Selatan II BPK RI, Cendy Avrian, di Aula Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Palembang, Senin (31/3/2026).

Supriyanto menjelaskan, ketepatan waktu dalam penyampaian LKPD mencerminkan kesehatan manajemen birokrasi dan tata kelola keuangan yang bersih.

“Penyerahan ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemajuan pembangunan,” tegasnya.

Ia optimistis, melalui audit yang objektif dari BPK, kualitas laporan keuangan OKI akan terus meningkat. Harapannya, tradisi meraih opini WTP dapat terjaga sebagai bukti konsistensi daerah dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, BPK RI memberikan apresiasi atas kedisiplinan pemerintah daerah di Sumatera Selatan, termasuk OKI, dalam menyerahkan laporan tepat waktu. Cendy Avrian menekankan bahwa kecepatan administrasi ini mempermudah proses pemeriksaan lapangan yang akan segera dilakukan.

“Ketepatan waktu adalah indikator krusial. BPK akan bekerja secara profesional dan independen untuk membedah laporan ini guna memberikan opini yang objektif. Hasil audit ini nantinya menjadi fondasi penting bagi daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui manajemen keuangan yang lebih baik,” ungkap Cendy.

Audit mendalam akan segera dilakukan untuk menilai kewajaran penyajian informasi dalam laporan keuangan tersebut,

“Hal ini sekaligus memastikan bahwa prinsip-prinsip akuntansi pemerintahan telah diterapkan secara disiplin oleh jajaran Pemkab OKI,” tandasnya.