BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Mimik Idayana dan Sriatun Subandi Salurkan Bantuan Pangan untuk Ribuan Warga Sidoarjo

×

Mimik Idayana dan Sriatun Subandi Salurkan Bantuan Pangan untuk Ribuan Warga Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terus diwujudkan melalui penyaluran bantuan beras dan minyak goreng kepada ribuan keluarga penerima manfaat (KPM).

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi turun langsung ke sejumlah desa untuk memastikan bantuan tersebut diterima warga yang berhak, Kamis (18/6/2026).

Sebanyak 2.052 keluarga penerima manfaat menerima bantuan pangan yang disalurkan di empat desa, yakni Desa Kalisampurno dan Desa Ganggangpanjang di Kecamatan Tanggulangin, serta Desa Watutulis dan Desa Temu di Kecamatan Prambon.

Dalam kegiatan tersebut, Mimik Idayana menyalurkan bantuan kepada warga di Kecamatan Tanggulangin, sementara Sriatun Subandi menyapa dan menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat di Kecamatan Prambon. Kehadiran keduanya disambut antusias warga yang telah menunggu bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

Penyaluran bantuan turut didampingi jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Bulog Cabang Sidoarjo, unsur TNI-Polri, serta Forkopimka setempat guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui kerja sama dengan Bulog sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Ia juga meminta warga tidak ragu melaporkan apabila menemukan kualitas beras yang diterima tidak sesuai standar atau tidak layak konsumsi agar dapat segera dilakukan penggantian.

“Kalau nanti ada beras yang diterima kondisinya tidak layak konsumsi, misalnya karena kurang kering sehingga warnanya menguning atau terdapat kerusakan lainnya, segera laporkan melalui pemerintah desa agar bisa ditukar,” ujar Mimik.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan pengembalian beras dari masyarakat penerima bantuan. Hal itu menunjukkan bantuan yang disalurkan berada dalam kondisi baik dan layak untuk dikonsumsi.

Selain memastikan kualitas bantuan, Mimik juga mengingatkan warga agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan keluarga dan tidak memperjualbelikannya.

“Beras ini untuk dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Manfaatkan dengan baik dan jangan dijual kembali,” pesannya.

Mimik menegaskan program bantuan pangan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.

“Ini merupakan perhatian pemerintah kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan keluarga dan memberikan manfaat bagi warga yang menerimanya,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.

“Bantuan yang diterima berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Nanti setelah diterima, dibawa pulang dan digunakan untuk kebutuhan keluarga,” ujar Sriatun.

Ia juga menegaskan bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data dari pemerintah pusat melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga pemerintah daerah maupun pemerintah desa tidak memiliki kewenangan menentukan penerima bantuan secara langsung.

“Data penerima ini berasal dari pusat, bukan dari kabupaten maupun desa. Jadi sudah sesuai dengan data yang ada di DTSEN. Kalau ada masyarakat yang belum menerima, bukan karena tidak diperhatikan, tetapi memang berdasarkan data yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Adapun rincian penerima bantuan meliputi 555 keluarga di Desa Kalisampurno, 485 keluarga di Desa Ganggangpanjang, 604 keluarga di Desa Watutulis, dan 408 keluarga di Desa Temu.

Melalui penyaluran bantuan pangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap kebutuhan pokok masyarakat dapat terbantu sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Kehadiran langsung para pemimpin daerah di tengah masyarakat juga menjadi bukti bahwa program bantuan tidak hanya sekadar disalurkan, tetapi juga diawasi agar benar-benar memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.