BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Momentum TMMD Reguler 124 Kodim Mempawah, Satgas TMMD Penyuluhan Werfing

×

Momentum TMMD Reguler 124 Kodim Mempawah, Satgas TMMD Penyuluhan Werfing

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH –Pelaksana program TMMD Reguler ke-124 Kodim 1201/Mempawah melalui Satgas TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan pengembangan sumber daya manusia, terutama generasi muda.

Hal ini diwujudkan melalui penyuluhan werfing atau rekrutmen calon prajurit TNI oleh Kapten Cke Agus JW di desa di wilayah sasaran TMMD Reguler yakni Desa Purun Kecil Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.

Dalam pemaparannya, Kapten Agus mematahkan stigma bahwa anak desa sulit diterima menjadi prajurit TNI.

“Sudah banyak contoh anak-anak dari pelosok, bahkan tanpa fasilitas lengkap, bisa lolos seleksi dan kini berdinas di berbagai satuan TNI. Kuncinya adalah tekad dan disiplin,” ungkapnya.

Untuk itu ia mengajak peserta untuk tidak takut mencoba, karena informasi yang jelas dan persiapan yang matang adalah bekal utama.

Selain itu, ia menekankan bahwa pendaftaran TNI tidak dipungut biaya, dan semua proses seleksi dilakukan secara transparan.

“Kalau ada yang menjanjikan kelulusan dengan uang, itu harus diwaspadai. Jangan sampai terjebak oknum yang merugikan masa depan kalian,” tegas Kapten Agus.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Banyak peserta menanyakan soal tinggi badan minimal, latihan fisik yang disarankan, hingga cara menghindari cedera saat latihan. Semua dijelaskan dengan sabar oleh pemateri, membuat peserta merasa lebih siap dan percaya diri.

Kapten Agus menyampaikan bahwa menjadi prajurit TNI bukan sekadar profesi, tetapi pengabdian untuk bangsa dan negara.

Ia menekankan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik, mental, maupun akademik.

“Anak-anak muda desa jangan minder. Kesempatan menjadi prajurit terbuka lebar untuk siapa saja yang memenuhi syarat dan punya semangat juang,” ujarnya dengan semangat.

Ia juga menjelaskan secara rinci tahapan seleksi penerimaan calon TNI, mulai dari administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, hingga mental ideologi. Penjelasan ini membuka wawasan para peserta tentang proses dan kesiapan yang dibutuhkan untuk mendaftar.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif. Salah satu peserta, Reza (17), mengaku termotivasi setelah mendengar langsung informasi dan pengalaman dari Kapten Agus.

“Saya jadi makin semangat latihan lari dan push-up setiap hari. Mudah-mudahan bisa ikut seleksi tahun depan,” ujarnya penuh harap.