BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Muaro Jambi Genjot Program Wajib Belajar Prasekolah, 25% Anak Usia Dini Belum Tersentuh PAUD

×

Muaro Jambi Genjot Program Wajib Belajar Prasekolah, 25% Anak Usia Dini Belum Tersentuh PAUD

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini. Plh. Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Nazman Effendi, membuka acara Advokasi PAUD di Aula Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Bukit Cinto Kenang, Selasa (3/6/2025). Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan langkah lintas sektor dalam menjalankan program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Muaro Jambi, Novi Astrianti, menyoroti pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter serta kecerdasan emosional, spiritual, dan kognitif anak. Namun, berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Dinas Dukcapil setempat, cakupan partisipasi PAUD baru mencapai 75%. Artinya, sekitar 25% anak usia 5–6 tahun belum mendapatkan layanan pendidikan prasekolah formal.

Untuk mengejar ketertinggalan ini, Novi menegaskan tiga arah kebijakan utama:

1. Penguatan Regulasi Daerah
Menyusun regulasi yang memastikan 1 tahun prasekolah menjadi bagian dari program wajib belajar di Muaro Jambi.

2. Sinergi Lintas Sektor
Mendorong kolaborasi aktif antara Dinas Pendidikan, Kemenag, Bappeda, Dukcapil, Dinas PMD, dan desa-desa agar akses dan sosialisasi PAUD lebih merata.

3. Perluasan Akses & Peningkatan Mutu Membangun lebih banyak lembaga PAUD di wilayah yang belum terlayani dan memastikan kualitas tenaga pendidik terus meningkat.

Sementara itu, Plh. Sekda Nazman Effendi dalam sambutannya mengingatkan pentingnya kolaborasi antarlembaga serta kepemimpinan responsif di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia berharap, melalui sinergi dan komitmen bersama, Kabupaten Muaro Jambi bisa menjadi contoh daerah yang serius membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.