BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Musim Tanam, Belum Panen, Bulog Tegaskan Stok Beras Tulungagung Tetap Aman

×

Musim Tanam, Belum Panen, Bulog Tegaskan Stok Beras Tulungagung Tetap Aman

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ketersediaan beras di Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali hingga dua belas bulan ke depan. Perum Bulog Kantor Cabang Tulungagung menegaskan masyarakat tidak perlu panik menghadapi momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Kepastian tersebut disampaikan Pimpinan Cabang Perum Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, usai mengikuti inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah sentra perdagangan sembako, Rabu (31/12/2025) lalu.

“Kondisi beras kita aman. Meski penyaluran SPHP maupun bantuan pangan berjalan nonstop, stok tetap mencukupi hingga dua belas bulan ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” tegas Yonas.

Saat ini, Bulog Tulungagung mengelola dua kompleks pergudangan yang masih menyimpan sekitar 23.000 ton beras, jumlah yang dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah belum masuknya masa panen.

Sidak dilakukan oleh Satgas Pengendalian Harga Pangan Kabupaten Tulungagung guna memastikan pasokan dan harga bahan pokok tetap stabil. Langkah ini dinilai krusial mengingat Nataru bertepatan dengan musim tanam, sehingga suplai dari petani belum maksimal.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Fajar Widariyanto, mengatakan pemantauan difokuskan pada komoditas beras karena menjadi kebutuhan pokok utama masyarakat.

“Hasil sidak bersama Satgas Pangan yang melibatkan Bulog dan Satreskrim Polres Tulungagung menunjukkan tidak ditemukan beras yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET). Alhamdulillah, baik beras premium maupun medium masih di bawah HET,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketersediaan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) juga terpantau aman dan mudah dijumpai di pasaran, termasuk di Pasar Ngunut yang menjadi salah satu lokasi monitoring.

“Ketika beras stabil, masyarakat akan merasa aman. Komoditas lain sifatnya penunjang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Ryo Pradana menegaskan bahwa harga beras menjadi perhatian serius Satgas Pangan. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, baik di pasar tradisional maupun pasar modern.

“Kami akan terus melakukan pemantauan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang mencoba memainkan harga. Tidak hanya di pasar modern, pasar tradisional juga kami awasi,” tegasnya.

Bulog Tulungagung bersama Satgas Pengendalian Harga Pangan berkomitmen menjaga pasokan dan stabilitas harga beras agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dengan stok beras yang melimpah, harga terkendali, dan pengawasan ketat lintas instansi, Pemkab Tulungagung memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap aman dan stabil sepanjang momen Nataru hingga tahun ke depan.