MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Asisten I Setda Kota Palembang, Heri Aprian Rasuan mewakili PJ Walikota Palembang, melantik Ketua (Asosiasi Muslimah Pengusaha se-Indonesia)
ALISA ‘KHADIJAH’ ICMI Kota Palembang Periode 2024-2029, Muslicha ST, di ruang Parameswara Kantor Walikota Palembang, Jumat (8/11/2024).
“Saya ucapkan selamat atas pelantikannya. Semoga dapat berkerja sesuai amanah, dapat mengembangkan UMKM dan bersinergi bersama Pemkot Palembang,” tutur Asisten I Setda Kota Palembang, Heri Aprian Rasuan, saat memberikan kata sambutan.
Sementara, Ketua Wilayah ALISA ‘Khodijah’ ICMI Sumsel, Hj Yulfa Cindosari S.Ud menjelaskan, sudah mencapai 200 member.
“Tercatat sudah ada delapan Kota/ Kabupaten yang sudah terbentuk ke pengurusannya. Para ketuanya sudah dilantik, berikut wilayah dilantik oleh pusat, namun ketuanya saja yang dilantik. Tapi ada beberapa Kota/Kabupaten yang ingin dilantik ulang beserta kepengurusan lengkap,” papar Yulfa Cindosari, kepada wartawan Media Online Nasional Mattanews.co.
Yulfa Cindosari menjelaskan, pihaknya ALISA ‘Khadijah’ pertama melantik Ogan Ilir.
“Mudah-mudahan OKU, Prabumulih, Banyuasin, Musi Rawas, Lubuk Iinggau dan Lahat akan segera menyusul melantik pengurus dan anggotanya secara lengkap,” ujarnya.
Yulfa Cindosari menerangkan, wilayah sudah tentu masuk kepengurusan Kota dan Kabupaten.
“Kami sebagai pengurus wilayah otomatis masuk pada anggota keanggotaan di ALISA ‘Khadijah’ Kota palembang. Nah nanti akan mengelolah para anggota, memberikan program-program pendampingan, mengarahkan agar bisa melakukan menaikkan usahanya dari UMKM naik kelas dan itu khusus untuk 200 member kami. Selain itu tetap akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang dan komunitas lainnya,” urainya.
Ditambahkan Ketua ALISA ‘Khodijah’ Muslicha ST, dirinya akan
melanjutkan program-program lima tahun yang lalu, jadi lima tahun yang lalu memang kita fokus ke internal anggota, pengembangan usaha. Jadi kita pengen UMKM itu bisa naik kelas, jadi dari usaha mikro menengah, kemudian dari menengah mungkin Insyaallah menjadi besar,” urainya.
Muslicha menerangkan, untuk satu bulan sekali mengunjungi usaha-usaha member.
“Program-program kita masih terus berjalan. Sebelumnya udah banyak jadi kita ada pendampingan, pendampingan UMKM setiap satu bulan sekali, kemudian ada program kunjungan ke usaha-usaha, disana kita review usahanya, kira-kira apa yang harus diperbaiki, apa yang mau ditingkatkan, itu rutin kita lakukan,” tukasnya.














