MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Kabupaten Kapuas Hulu mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Musyawarah Provinsi (Musprov) III Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Barat yang resmi dibuka di Aula Hotel Grand Banana, Putussibau, Selasa (9/6/2026).
Ratusan peserta yang terdiri dari pengurus APINDO, pelaku usaha, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat memadati lokasi kegiatan.
Musprov kali ini berlangsung dalam suasana penuh optimisme dan semangat kolaborasi untuk memperkuat dunia usaha di Kalimantan Barat.
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, menegaskan bahwa Musprov III APINDO bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah perbatasan.
Menurutnya, APINDO memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing dunia usaha di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan nasional.
“APINDO merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing dunia usaha. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global maupun nasional, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” tegas Sukardi.
Ia menilai berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan mempermudah iklim usaha perlu disambut dengan komitmen dunia usaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah menghadapi berbagai dinamika global, “tutur Sukardi.
Dalam kesempatan tersebut, Sukardi juga memaparkan sejumlah potensi unggulan yang dimiliki Kapuas Hulu.
Sebagai salah satu daerah perbatasan strategis di Kalimantan Barat, Kapuas Hulu memiliki peluang besar di sektor perkebunan, pertanian, perikanan, pariwisata, hingga perdagangan dan jasa.
Komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, karet, dan kopi liberika terus berkembang. Sektor pertanian didukung produksi padi ladang dan hortikultura dataran tinggi. Di bidang perikanan, kawasan Danau Sentarum menyimpan potensi besar dengan berbagai jenis ikan lokal bernilai ekonomi tinggi.
Sementara itu, sektor pariwisata menawarkan kekayaan budaya Dayak Iban serta pesona alam Taman Nasional Betung Kerihun yang telah dikenal hingga mancanegara.
Selain itu, posisi geografis Kapuas Hulu yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikannya sebagai pintu gerbang perdagangan yang strategis bagi wilayah Kalimantan Barat bagian utara.
“Potensi tersebut tentu memerlukan dukungan investasi dan peran aktif dunia usaha agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan daerah,” ujarnya.
Karena itu, Sukardi mengajak seluruh peserta Musprov untuk melihat Kapuas Hulu bukan sebagai daerah pinggiran, melainkan sebagai kawasan yang memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi baru di Kalimantan Barat.
Lebih lanjut, ia berharap Musprov III APINDO Kalbar mampu melahirkan kepengurusan yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha.
Sukardi juga berharap forum tersebut menghasilkan berbagai gagasan, rekomendasi, dan program kerja yang berdampak nyata bagi pelaku usaha, termasuk pelaku UMKM.
“Melalui pelaksanaan Musprov III APINDO Kalimantan Barat ini, saya berharap akan lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan program kerja yang mampu memperkuat peran organisasi dalam mendukung iklim usaha yang sehat, kondusif, dan berdaya saing,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, lanjut Sukardi, juga terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan infrastruktur, serta pemberian kemudahan dan kepastian pelayanan bagi para pelaku usaha sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ini, berbagai layanan perizinan telah terpusat di Gedung Pelayanan Satu Atap (SATAP) guna mempercepat proses pelayanan dan meningkatkan transparansi.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur pendukung konektivitas terus dilakukan untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat maupun investor.
Menutup sambutannya, Sukardi menyampaikan apresiasi kepada APINDO Kalimantan Barat yang telah memilih Putussibau sebagai lokasi penyelenggaraan Musprov III.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan dunia usaha serta pembangunan ekonomi Kalimantan Barat.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, serta membawa manfaat bagi kemajuan dunia usaha dan pembangunan Kalimantan Barat,” pungkasnya. (*)














