Ia berharap, dalam perumusan rancangan akhir RPJMD nanti harus memiliki indikator yang terukur, mudah dicapai, realistis dan dapat dilaksanakan dalam setiap tahun dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.
Simak videonya : Subkon Proyek Tol Prabumulih-Indralaya dengan Pemerintah Setempat Tandatangani Kesepakatan
Sementara itu, Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyampaikan bahwa indikator dalam RPJM harus mudah dicapai.
“Kapuas Hulu 52% wilayahnya merupakan Taman Nasioal yang menjadi paru-paru dunia Kabupaten Kapuas Hulu dalam membangun diharapkan dapat melibatkan akademisi, “ujarnya
Untuk itu, Gubernur bersama Bupati Kapuas Hulu akan bersama meminta kepada BNN untuk menunda pelarangan Kratom.
“Kabupaten Kapuas Hulu membuat telahan akademis bahwa tatakelola kratom hanya di ekspor Kabupaten Kapuas Hulu bisa memaksa negara lain yang tergantung dengan paru-paru dunia untuk membeli kratom, “harap Gubernur
Selain itu, untuk sektor pendidikan di Kabupaten Kapuas Hulu kedepannya supaya bisa meningkatkan SDM, agar bisa bersaing pada tingkat Kalbar maupun Indonesia.
“Sektor kesehatan di Kab. Kapuas Hulu agar membangun rumah sakit yang representatif dan alkes minta kepada kementerian. Kemudian Penangana covid-19 merupakan keharusan, dengan cara menyediakan tempat perawatan khusus serta vaksiniasi,” kata Gubernur.














