MATTANEWS.CO, OKI – Pesan obrolan singkat WhatsApp mengatasnamakan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi Mahzareki cukup menimbulkan keresahan warga. Nomor kontak WhatsApp 0813-7633-6072 beredar luas dengan menggunakan foto Bupati bersama keluarga dan menyapa calon korbannya dengan salam seolah benar berasal dari sang kepala daerah.
Dalam pesan itu, pelaku memperkenalkan diri sebagai Muchendi Mahzareki dan diduga mencoba melakukan penipuan dengan modus meminta bantuan dana atau donasi. Tangkapan layar percakapan tersebut telah menyebar di berbagai grup percakapan WhatsApp dan media sosial.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI, Adi Yanto, memastikan nomor tersebut bukan milik Bupati Muchendi.
“Itu palsu dan hoaks. Kami minta masyarakat tidak menanggapi pesan dari nomor itu,” kata Adi, Minggu (9/11).
Namun hingga kini, belum ada laporan warga yang menjadi korban. Pemerintah daerah juga belum mengetahui siapa pihak pertama yang dihubungi oleh pelaku. “Kami masih menelusuri sumber awal penyebaran pesan itu. Yang jelas, jangan sampai ada yang dirugikan,” ujarnya.
Adi menegaskan, Bupati Muchendi tidak pernah berkomunikasi langsung melalui nomor pribadi untuk urusan pribadi atau permintaan bantuan. Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah telah memiliki kanal resmi komunikasi publik, yakni aplikasi Laporbup!, yang memungkinkan warga menyampaikan aspirasi, pengaduan, dan laporan secara langsung dan terverifikasi.
“Kalau ada pesan pribadi yang mengatasnamakan Bupati, itu pasti bukan dari beliau. Semua komunikasi resmi hanya melalui kanal pemerintah seperti Laporbup!,” tegasnya.
Diskominfo OKI juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan pesan serupa, sekaligus tidak menyebarkan ulang tangkapan layar agar tidak memperluas dampak penipuan.
“Sekarang banyak modus penipuan di internet. Jadi, selalu check and recheck sebelum percaya, apalagi kalau berkaitan dengan uang,” tandasnya.














