Reporter : Selfy
PALEMBANG, Mattanews.co – Usai merampok Muhammad Yusuf (26) yang sebelumnya diamankan anggota PJR Polda Sumsel ‘nekat loncat’ dari mobil PJR, saat melintas di Tol Palindra. Aksi pelarian bandit ini sia-sia, saat Tim Tekab 134 Polresta Palembang pimpinan Iptu Tohirin, mengetahui tempat persembunyiannya. Usaha perlawanan pun masih terus dilakukan, sehingga terpaksa petugas menembak betis kanan tersangka. Tak urung, warga Jalan Silaberanti Ujung RT 30 RW 07 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring ini pun digelandang ke Polresta Palembang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kejadian berawal saat korban Nursidik (17) sedang duduk bersama temannya diatas Jembatan Ampera, Selasa (18/06/2019). Dengan modus menuding korban telah menodong adiknya, tersangka merampas handphone korban. Tak hanya itu, korban juga diajak berkeliling dengan maksud mempertemukan keduanya.
“Modusnya, tersangka menuduh korban telah menodong adiknya. Lalu, tersangka mengajak korban berkeliling dan menurunkan korban ditengah jalan. Namun, sebelumnya tersangka sudah merampas handphone korban,” jelas Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk SH MH didampingi Wakasat Reskrim, AKP Ginanjar A Sukmana melalui Kanit Tekab 134, Iptu Tohirin kepada para wartawan.
Korban yang sempat meloncat dari sepeda motor saat melintas di depan Tol Palindra, korban loncat dari sepeda motor dan meminta bantuan dengan petugas PJR Polda Sumsel.
“Saat diamankan petugas PJR Polda, tersangka ini mencoba melawan dengan nekat meloncat dari mobil. Setelah dilakukan pencarian, tersangka tidak juga berhasil ditemukan. Dari sana, kami lakukan penyelidikan, sehingga tertangkaplah tersangka berikut barang bukti berupa sebilah pisau,
satu Unit handphone merk OPPO A7 warna gold dan satu Unit sepeda motor Honda Beat warna hitam. Kini kami masih terus gali keterangannya,” tandasnya.
Kepada petugas, tersangka mengaku himpitan ekonomi yang membuatnya nekat menodong korban.
“Kepepet pak, saya butuh uang,” jelas tersangka singkat, menahan sakit karena luka tembak.
Editor : Selfy














