MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur berinisial M disinyalir telah melakukan perbuatan tak senonoh terhadap pemilik toko Wina Fashion.
Atas perbuatannya tersebut, korban yang tak lain yakni pemilik toko Wina Fashion berinisial W (55) itu akan melaporkannya ke kantor DPRD Tulungagung.
Saat dijumpai, Single Parents itu mengatakan atas kejadian yang terjadi pada Kamis (24/8/2023) lalu sekira pukul 05.00 WIB, ia anggap sudah keterlaluan dan mengesampingkan norma selayaknya wakil rakyat terhormat.
“Saya akan laporkan oknum inisial M ke kantor DPRD Tulungagung atas perbuatan tak senonoh tersebut,” ucap W saat dikonfirmasi awak media dikediamannya, Sabtu (2/9/2023).
Meski telah dilakukan mediasi yang disaksikan sanak famili keluarga inisial M pada Jumat (1/9). Bahkan, video mediasi itu akhirnya menjadi viral di media sosial. Ia akan laporkan oknum tersebut.
“Ini sudah masalah harga diri saya,” imbuhnya.
Perbuatan disinyalir tak senonoh itu, jelas W, bermula saat pagi hari setelah menyelesaikan aktivitasnya, ia mengatur letak parkir mobil karena memang berada di pinggir jalan depan rumahnya.
“Saat itu saya sedang atretkan (atur letak parkir.red), tiba-tiba oknum Anggota DPRD Tulungagung inisial M itu lewat lalu terjadi percakapan, arep nang ndi tut (Mau kemana tut) lalu saya bilang sedang atret mobil Om,” tambahnya.
“Saya kaget inisial M itu justru jawil janggut, tapi akhirnya dapat saya tepis pakai tangan. Setelah itu masuk rumah lalu mandi, selanjutnya masuk kamar,” sambungnya.
“Alangkah kagetnya, justru M itu bertamu ke rumah dan nyaring terdengar orang itu ucapkan assalamualaikum, lalu bilang nyuwun es dan saya jawab dari kamar jupuk o (Silakan ambil.red) dan saya dengar juga suara saat membuka lemari es itu,” katanya menambahkan.
Lebih lanjut dia menjelaskan setelah mengambil es itu selanjutnya terjadi percakapan lagi dengan inisial M meskipun ia di dalam kamar.
“Kowe nyapo tut (Kamu sedang apa.red) lalu saya jawab sedang berada di kamar om habis selesai mandi. Ndelok-ndelok (Lihat-lihat.red) sembari terdengar langkah kaki M mengarah ke kamar, selanjutnya terdengar pintu kamar saya diketuk-ketuk,” terangnya.
“Ketukan itu semakin lama terdengar keras hingga anak saya itu terbangun, entah kenapa setelah melihat anak saya terbangun itu M lalu pergi mungkin malu,” imbuhnya.
“Atas kejadian itu, meskipun sudah dilakukan mediasi dengan disaksikan saudara-saudara juga M sudah meminta maaf atas kejadian itu, saya tidak bisa menerima karena sudah menyangkut harga diri dan apa kata tetangga kanan dan kiri terhadap saya ada orang laki masuk di rumah kondisi masih subuh lagi,” pungkasnya.
Terpisah, Oknum Anggota DPRD Tulungagung inisial M membantah telah melakukan perbuatan disinyalir tak senonoh itu.
“Masalah itu sudah selesai karena sudah dilakukan mediasi pada Jumat (1/9). Dan, saya sudah meminta maaf atas kelancangan masuk bertamu saat ketuk-ketuk kamar perempuan saat subuh,” katanya dihadapan awak media.















