MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni memberi warning seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemprov Sumsel yang serapan anggarannya di bawaj 50 persen hingga saat ini.
“Segera dicek betul. Tolong Pak Sekda ini dikoordinir bagaimana realisasi anggaran masing-masing OPD. Apa kendala dan masalah untuk segera dicarikan solusi,” ujar Fatoni saat Rapat Koordinasi di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (13/10).
Fatoni meminta OPD dapat menginventarisir apa saja kegiatan yang tidak terlaksana. Inventarisir sangat penting dilakukan untuk mengetahui kegiatan yang sudah dianggarkan namun belum berjalan dan terserap.
“Setelah diinventarisir, Senin nanti kita sudah tahu mana saja yang tidak terserap. Saya tidak ingin kegiatan yang sudah dianggarkan tidak terpakai, jadi di-refocusing saja,” katanya.
Saat ini, Pemprov membutuhkan banyak anggaran untuk penanganan program prioritas. Jika ada anggaran yang tidak terlaksana dan tidak terserap, maka akan dialihkan untuk kegiatan lain.
Menurutnya, daripada anggaran menumpuk di akhir tahun, lebih baik segera dianggarkan untuk kebutuhan prioritas lain. Diantaranya untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) atau persoalan stunting.
“Kalau realisasi ini rendah, saya akan ambil keputusan. Penyerapan yang masih di bawah 50 persen segera kita ambil untuk kebutuhan mendesak lainnya,” bebernya.
Sebagai Pj Gubernur dan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, dia berharap kehadirannya saat ini dapat mengoptimalkan penyerapan APBD Sumsel. Sehingga uang yang beredar dapat meningkatkan daya beli dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Tolong di tahun depan dan di tahun berjalan betul-betul dicek agar anggaran ini efektif dan optimal,” pungkasnya.














