MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kepolisian Resor Kapuas Hulu melaksanakan apel gelar pasukan operasi patuh kapuas 2025 di wilayah hukum Polda yang dipusatkan di halaman apel Mapolres setempat, Senin (14/7/2025).
Momentum penting ini bertujuan untuk meneguhkan komitmen dalam menjaga kepatuhan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas.
Waka Polres Kapuas Hulu, Kompol Muslimin mengatakan lalu lintas jalan merupakan urat nadi pergerakan manusia, barang dan jasa yang sangat vital bagi kehidupan sosial dan ekonomi
Namun demikian, dibalik dinamika tersebut terdapat ancaman besar jika aturan lalu lintas diabaikan, kepatuhan berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi rambu-rambu, tetapi menyangkut nyawa manusia dan masa depan bangsa.
“Sebagai refleksi, pada operasi patuh kapuas 2024, tercatat 6.792 pelanggaran lalu lintas, terdiri dari 1.109 tilang dan 5.683 teguran, “kata Waka Polres Muslimin membacakan sambutan Kapolda Kalbar, Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto.
Kemudian, lanjut kata Muslimin selama periode semester I tahun 2025, terjadi 570 kejadian kecelakaan lalu lintas, yang mengakibatkan 209 korban jiwa, 335 orang luka berat dan 651 orang luka ringan.
“Angka – angka ini menggambarkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas masih rendah dan berkontribusi terhadap tingginya angka laka lantas,” tutur Muslimin.
Untuk itu, sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin semua pengguna jalan Polda Kalbar menggelar operasi patuh kapuas 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025 dengan melibatkan 510 personel di jajaran Polda Kalbar.
“Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan humanis. Hindari tindakan yang arogan dan kontra produktif, namun tetap tegas terhadap pelanggaran,” tutur Muslimin.
Tak hanya itu, inventarisasi daerah rawan kecelakaan (blackspot) dan rawan pelanggaran. Pemetaan ini penting untuk penempatan personel dan pengaturan arus lalu lintas, khususnya pada jam – jam rawan.
“Tingkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Gunakan berbagai media, seperti spanduk, baliho, leaflet, media sosial, hingga tatap muka dengan berbagai komunitas untuk menyampaikan pesan keselamatan,” urai Muslimin.
Ditambahkan Muslimin, utamakan keselamatan petugas dan masyarakat. Ingatlah keselamatan personel adalah prioritas utama. Pastikan prosedur di lapangan dijalankan dengan benar dan penuh kewaspadaan.
“Jaga sinergi lintas sektoral. Bangun koordinasi yang solid dengan TNI, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja dan stakeholder lainnya untuk mendukung kelancaran operasi,” terangnya.
Sambung Muslimin, laksanakan tugas dengan dedikasi dan integritas tinggi. Jadilah teladan disiplin berlalu lintas bagi masyarakat. Jadikan operasi patuh kapuas 2025 sebagai momentum untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Barat.
“Jadikan tugas ini sebagai ladang pengabdian, karena setiap jiwa yang selamat di jalan raya adalah amal yang tak ternilai harganya. Ingatlah, keselamatan adalah hak semua orang dan kepatuhan adalah kewajiban setiap pengendara,” tandasnya.














