BERITA TERKINI

Paguyuban Penghayat Kapribaden Pemalang Gelar Wungon Sambut Hari Jadi ke-451

×

Paguyuban Penghayat Kapribaden Pemalang Gelar Wungon Sambut Hari Jadi ke-451

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PEMALANG – Paguyuban Penghayat Kapribaden melalui Badan Pengurus Harian (BPK) Kabupaten Pemalang menggelar kegiatan Wungon dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451, Jumat malam (23/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dengan mengusung motto “Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera.”

Paguyuban Penghayat Kapribaden merupakan organisasi kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu sanggarnya bernama P124 (Jiropat), yang terletak di Desa Gebyok Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, yang menjalankan ajaran Wulang-wuruk Romo Semono Sastrohadijoyo, (tokoh spiritual)

Aliran kepercayaan Kapribaden berasal dari wilayah Gunung Damar, Sewijan, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.didirikan oleh Romo Semono Sastrohadidjojo (1900–1981).

Ajaran Kapribaden menekankan pada proses mengenal diri (urip) untuk mencapai kesempurnaan hidup melalui Wahyu Panca Gaib, yakni Kunci, Asmo, Mijil, Singkir, dan Paweling.

Laku spiritual, Ponco Gaib dan Pangumbahing Rogo, dengan tujuan menyatu kepada Tuhan Yang Maha Esa, berlandaskan kitab suci alam semesta dan rasa, serta mengajarkan hidup yang bermakna dan bermanfaat bagi sesama.

Ketua Paguyuban Penghayat Kapribaden Pemalang, Rismanto, menyampaikan bahwa kegiatan wungon ini merupakan bentuk syukur sekaligus doa untuk kemajuan daerah.

“Sebagai organisasi kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Pemalang, kami memperingati hari jadi Kabupaten Pemalang dengan penuh rasa syukur. Kami memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Pemalang semakin maju sesuai dengan motto Menyala, Bercahaya, dan Sejahtera,” ujar Rismanto.

Ia menegaskan bahwa Paguyuban Penghayat Kapribaden senantiasa menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta siap mengayubagyo dan mendukung seluruh program pemerintah daerah demi kemajuan Pemalang.

“Kami selaku penghayat dan juga warga Pemalang selalu mendukung program-program pemerintah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Pemalang yang tercinta,” lanjutnya.

Acara wungon berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Dalam kesempatan tersebut, Rismanto juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Pemalang dapat terus memperhatikan serta ngerumat (menjaga) keberagaman organisasi keagamaan dan aliran kepercayaan yang ada.

“Semoga Pemerintah Kabupaten Pemalang bisa memperhatikan paguyuban penghayat Kapribaden, diopeni, dirumat, dan disengkuyung bareng, sehingga Pemalang menjadi daerah yang rukun, maju, kondusif, menyala, bercahaya, dan rakyatnya sejahtera,” pungkasnya.