MATTANEWS.CO, JAMBI – Lapas Kelas IIA Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian. Sebanyak 1 ton ikan lele berhasil dipanen dari kolam budidaya yang dikelola langsung oleh Warga Binaan, Sabtu (24/5/2025).
Kepala Lapas Jambi, Batara Hutasoit, mengatakan panen ini merupakan bagian dari program akselerasi yang digagas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Program tersebut mendorong pemberdayaan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
“Budidaya lele ini tidak hanya bermanfaat untuk ketahanan pangan, tapi juga memberikan keterampilan yang bisa mereka gunakan saat kembali ke masyarakat,” ujar Batara.
Proses budidaya dilakukan secara mandiri oleh para Warga Binaan, mulai dari pembibitan, pemeliharaan, hingga panen, dengan pendampingan petugas lapas. Hasil panen kemudian disalurkan melalui kerja sama dengan tengkulak lokal.
Salah satu Warga Binaan mengaku bangga bisa terlibat dalam program ini. “Kami belajar banyak. Semoga ilmu ini bisa jadi bekal kami nanti saat bebas,” ungkapnya.
Melalui program ini, Lapas Jambi berharap dapat mencetak Warga Binaan yang lebih siap, terampil, dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat.














