BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Pasca Diterjang Banjir Akses Jalan ke Jembatan Ngepeh Kalidawir Tulungagung Ditutup Polisi

×

Pasca Diterjang Banjir Akses Jalan ke Jembatan Ngepeh Kalidawir Tulungagung Ditutup Polisi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung Polda Jawa Timur melalui Polsek Kalidawir sudah menutup akses jalan ke jembatan Ngepeh yang nyaris ambruk diterjang bencana banjir.

Pernyataan itu dikatakan Kapolres Tulungagung Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Teuku Arsya Khadafi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Inspektur Polisi Satu (IPTU) Mujiatno bahwasanya petugas dari Polsek Kalidawir sudah cek lokasi selanjutnya sudah menutup akses menuju jembatan tersebut.

“Iya benar, info kami terima petugas Polsek Kalidawir sudah menutup akses menuju jembatan Ngepeh di Desa Kalidawir, Kecamatan Kalidawir,” ucap Mujiatno dalam keterangan resmi di terima media online nasional mattanews.co, Selasa (19/3/2024).

“Saat cek lokasi Pak Kapolsek Kalidawir bersama Koramil 0807/08 Kalidawir dan Pemerintah kabupaten,” imbuhnya.

Mujiatno menambahkan dari keterangan petugas di Polsek Kalidawir bahwasanya kejadian tanah longsor pada pangkal jembatan ini terjadi pada hari Jumat (15/3/2024) sekira pukul 01.30 wib. “Diketahui bahwa sehari sebelumnya, terjadi hujan deras dan jembatan itu diterjang banjir hingga nyaris ambruk dan putus,” tambahnya.

“Panjang jembatan Ngepeh 15 meter dengan lebar 2 meter, akibat terjangan banjir sehingga longsor sehingga penyangga jembatan tergerus debit arus sungai,” sambungnya.

“Akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian material,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Mujiatno menjelaskan
jembatan Ngepeh merupakan alternatif jalan masyarakat dari Desa Kalidawir menuju Desa Karangtalun.

Setelah itu, jelas dia, petugas menutup akses menuju jembatan, ia mengimbau agar masyarakat mencari alternatif jalan lain demi menjaga keselamatan pengendara.

“Saat ini kedua sisi jembatan sudah dipasangi penghalang dengan kayu guna menutup jalur ke jembatan,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, akibat intensitas hujan di wilayah Desa Kalidawir pada Jumat (15/3/2024) cukup tinggi menyebabkan debit sungai yang melalui jembatan Ngepeh itu tinggi dampaknya penyangga tergerus.