Reporter : Mateus Tekege
DEIYAI PAPUA, Mattanews.co– Peletakan batu pertama untuk pembangunan gereja kapela oleh kombas, St. Petrus Totamoye kagaitadi usai berlangsung meriah. Jumat, (24/04) di Kagaitadi, Tigi Barat Deiyai- Papua.
Peletakan batu pertama tersebut dikokohkan untuk mimpin misa oleh pastor paroki segala orang kudus Diyai, Yawina Damianus Adii, Pr.
Dalam kotbah pastor menyebutkan akan menanamkan salib cuci di kombas yang nantinya akan membangun gereja kapela tersebut, Bagi siapa yang serahkan tanah ulayat tersebut sepenuhnya yang bersangkutan telah mempersembahkan kepada Ugatame untuk diri sendiri keluarga dan keturunannya.
Terkait virus corona yang mengancam dunia ini, kata pastor menyebutkan Tuhan Yesus Kristus berikan pencobaan kepada kami umat manusia untuk bertobat karena semua pintu sudah terbuka, jika anda nyalakan api keberanan maka kita akan lihat pintu dalam kegelapan.

Lebih lanjut pastor menyebutkan, Kerja dan menetap di rumah adalah jembatan untuk masuk surga karena tahun 2020 adalah tahun tenang dan tahun meninggal. Jelasnya.
Setelah ibadah berlangsung, masuk pada peletakan batu pertama. Petrus pigome pengacara juga adalah ketua mudika separoki diyai ini mengarahkan umatnya keluar dari tempat menuju dimana dipersiapkan kolom untuk menampung batu juga air berkat dan kurban yang telah disiapkan sebelumnya oleh umat.
Pastor mengatakan umat manusia harus berdiri diatas dasar yang kuat dan kokoh.
Apa bila kalau kita berdiri diatas dasar yang kuat dan kokoh maka siapa yang akan mecobah merobohkan kita dari berbagai ancaman dan cobaan.
Saya letakan batu pertama ini untuk dasar agar umat kombas St. Petrus Totamoye kagaitadi menjadi kuat dan kokoh. Kata pastor paroki Segala Orang Kudus Diyai, Yawina Damianus Adii, Pr.
Editor : Poppy Setiawan














