BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Pasutri ‘Kompak’ Rampok Pelanggan MiChat

×

Pasutri ‘Kompak’ Rampok Pelanggan MiChat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Pasangan Suami Isteri (Pasutri) di Palembang, Sumsel ‘kompak’ merampok pelanggannya sendiri, dengan modus menjual isteri melalui aplikasi MiChat. Mita Purnamasari (21), Akbar Pradana (26) untuk sementara hidup dibalik jeruji besi sel tahanan Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang. Tak hanya itu, rekan tersangka, Ibrahim Falzam (24) juga ikutan terseret ke sel tahanan, Senin (20/2/2023).

Peristiwa berawal saat korban Reahan Liansyah Putra, transaksi dengan tersangka Mita, melalui aplikasi MiChat seharga Rp 400 ribu. Ketika janjian bertemu di rumah kontrakan tersangka, Jalan Ki Anwar Mangku Lorong Asli RT 14 Kelurahan Sentosa Kecamatan SU II Palembang pada Sabtu (18/2) pukul 02.30 WIB.

“Jadi modus yang dilakukan para tersangka ini tidak lain, menjual isterinya dengan open BO MiChat seharga Rp 400 ribu. Ketika terjadi kesepakatan bertemu di TKP, terjadilah perdebatan soal bayaran, sehingga korban bermaksud mencancel,” jelas Kapolsek SU II Palembang, Kompol Handryanto didampingi Kanit Reskrim, Iptu Andrean, saat press release.

Dikatakan Kompol Handryanto, saat dilokasi kejadian, tersangka Mita langsung menghubungi suaminya, Akbar Pradana yang telah standbye bersama dengan
Ibrahim Falzam.

“Ketika mereka bertiga bertemu di dalam satu lokasi, sempat terjadi kontak fisik. Namun, pada akhirnya, kedua tersangka mengancam dan meminta uang tebusan sebanyak Rp 2 juta. Mereka merampas hndphone dan uang korban,” ungkap Kapolsek.

Kompol Handryanto juga menjelaskan, dari kejadian ini, petugas turut menyita sebilah sajam, jenis pisau, handphone dan uang Rp 1 juta.

“Kini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik, guna pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara, tersangka Mita Purnamasari menjelaskan, dirinya sering open BO melalui aplikasi MiChat.

“Setiap transaksi, pelanggan datang ke rumah, bukan di hotel atau tempat lain,” terangnya.

Mita menambahkan, dirinya kesal saatbkorban hendak membatalkan pesanan.

“Saat itu saya kesal dia membatalkan pesanan. Dari itu saya telpon suami dan terjadilah seperti ini,” pungkasnya tertunduk.