[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, BABAR – Sejumlah pedagang gorengan dan nasi goreng yang berada di Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, mengeluhkan kelangkaan minyak goreng serta gas Elpiji, baik itu subsidi, maupun non subsidi saat ini. Akibat kelangkaan tersebut, sejumlah pedagang terancam gulung tikar, Rabu (9/3/2022).
Salah satu pedagang martabak, Hendra mengatakan, dirinya sudah beberapa hari ini kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng kemasan.
“Sampai sekarang kami kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng, bahkan kami sudah berusaha untuk mencari hingga ke Kecamatan Kelapa, tapi belum dapat juga, bagaimana kami bisa jualan kalau kondisinya begini,” jelas Hendra.
Hal senada diungkapkan pedagang nasi goreng, Bu Yam. Menurutnya, sudah dalam tiga hari ini dirinya mencari minyak goreng serta gas ke seluruh warung di Kecamatan Parit Tiga dan Jebus, namun dalam tiga hari ini, dirinya hanya mampu mendapatkan minyak goreng sebanyak 1 liter.
“Sudah tiga hari pak keliling Parit Tiga dan Jebus, tapi saya cuma bisa dapat minyak 1 kilo saja, itu pun dengan harga 20 ribu. Gas juga sama, sudah beberapa hari ini susah buat dapat pak,” terang Bu Yam.
Sayangnya ketika dihubungi terkait dengan kelangkaan migor serta gas elpiji tersebut, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming belum memberikan jawaban.














