BERITA TERKINI

Pejabat Banyuasin yang Ingin Keluar Kota Wajib Laporan ke Bupati

×

Pejabat Banyuasin yang Ingin Keluar Kota Wajib Laporan ke Bupati

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nasir

BANYUASIN, Mattanews.co – Bagi masyarakat Banyuasin yang mengalami gejala mencurigakan, mulai hari ini harap segera melaporkan kasus tersebut kepada Gugus Tugas Penanggulangan Virus Corona.

Gugus Tugas Penanggulangan Virus Corona ini, secara resmi dibentuk Pemerintah Kabupten (Pemkab) Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel).

Bupati Banyuasin Askolani Jasi mengatakan, wabah virus Corona merupakan bahaya yang menurutnya harus secepatnya diantisipasi penyebarannya.

Pemkab Banyuasin telah menghasilkan kesepakatan membentuk tim gugus tugas penanganan virus corona. Bersama Ketua DPRD dan Polres Dandim dan seluruh stake holder.

“Kita ambil langkah cepat menangulangi virus Corona. Dengan terbentuknya Gugus Tugas Penanganan Virus Corana berharap Banyuasin aman kasus Covid-19,” katanya, dalam siaran pers nya di Rumah Dinas Bupati, Rabu (18/3/2020).

Pemkab Banyuasin sudah waspada terhadap vurus ini. Gugus tugas penanggulangan virus corona ini telah disepakati pada hari Selasa (17/3/2020).

“Saya selaku pengarah, didampingi wakil bupati, didampingi pimpinan DPRD, Kapolres ketua tim penggerak PKK. Dan ketua Darma wanita Persatuan,” jelas Askolani.

Sekda Banyuasin Senen Har ditunjuk sebagai ketua pelaksana. Ketua harian Kadis Kesehatan, dan dibantu oleh seluruh kepala dinas camat seluruh kepala rumah sakit pemerintah dan swasta dan puskesmas Se Banyuasin.

Sekretariat Gugus tugas penangulangan Virus Corona ada di Dinas Kesehatan, dan buka 24 jam dengan kontak telepon.

“Alhamdulillah sampai saat ini Banyuasin 0 virus corona, Kebijakan Pemkab Banyuasin tetap melakukan kegiatan rutin, seperti bisa dan anak-anak sekolah tetap belajar seperi biasa,” ucapnya.

Askolani menegaskan kepada seluruh pagawai, pejabat daerah, agar jangan keluar daerah kecuali seizin bupati, terutama untuk kepentingan pemerintah pusat.

Dia juga menghinbau masyarakat Banyuasin agat waspada untuk tidak melakukan perjalanan daerah. Serta tidak untuk salam-salaman dulu sebelum corona keluar dari Indonesia.

“Termasuk bagi masyarakat kita himbau jangan berpegangan tangan, kalau duduk kata dokter jarak duduk juga 1 meter antara satu sama yang lain tujuannya untuk menghindari Covid-19,” ujarnya.

Sedangkan untuk aktivitas ibadah, lanjutnya, lebih diperbanyak agar mendapat pertolongan dan perlindungan Allah SWT.

“Yang penting jaga kesehatan makanan makanan bergizi, bervitamin, mari kita jaga kondisi badan sehat dan fit. Bila ada saja keluarga yg ganjil panas tinggi berlebihan agar melapoor ke gusug tugas ini. Alhamdulillah RS kita sudah siap,” ungakap Askolani.

Sementara Ketua DPRD Banyuasin
Irian Setiawan mendukung kebihakan tersebut dan mengapresiasi kebijakan yang diambi oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“Langkah ini dapat memberikan ketenangan untuk masyarakat Banyuasin,” ucap dia.

Editor : Nefri