MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Dalam memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat, Polres Kapuas Hulu menindak para pemuda yang melakukan balap liar di Bundaran Pancasila, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (15/4/2022).
“Pada hari Jum’at 15 April 2022 pukul 02.45 WIB dini hari telah dilaksanakan kegiatan pembubaran Balap Liar oleh UPRC Sat Samapta Polres Kapuas Hulu bersama dengan Sat Lantas Polres Kapuas Hulu dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan 1443 H dg Sprin Nomor: Sprin/262/III/PAM.5.1.1./2022 tgl 23 Maret 2022 tentang pelaksanaan giat UPRC,” kata Kapolres Kapuas Hulu, AKBP France Yohanes Siregar, S.I.K melalui Kasat Sabhara Polres Kapuas Hulu AKP Edy Supriyanto, S.H.
Menurutnya, hal itu berdasarkan laporan dari masyarkat. Dimana, selepas membangunkan orang sahur, para muda mudi tersebut, sering melakukan aksi balap liar.
“Masyarakat merasa sangat terganggu oleh aktifitas para muda mudi ini yang sering melakukan balap liar tersebut,” terang France.
Dipaparkannya, tepat pada pukul 02.40 WIB anggota Sat Sabhara memalui Tim Enggang Kapuas beserta Anggota Sat Lantas langsung menuju TKP tempat. Dimana para muda mudi ini melakukan balap liar.
Setelah mendatangi TKP, lanjutnya, pihaknya mendapati para muda mudi ini sedang melakukan balap liar. Kemudian, langsung diamankan untuk selanjutnya para muda mudi ini langsung dibawa ke mako Polres Kapuas Hulu, untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.
“Dari hasil tindakan yang dilakukan tersebut Polres Kapuas Hulu berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang rata-rata sudah diganti knalpot yang bersura tidak pada standar lagi dan mengamankan muda mudi tersebut,” jelas France.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu, Iptu Dony mengatakan, selanjutnya para orang tua muda mudi yang melakukan aksi balap liar, untuk diberikan nasehat himbauan. Serta, melakukan peryataan bahwa tidak akan melakukan perbuat tersebut lagi
“Bahwa kegitan penindakan aksi balap liar yang di lakukan para muda mudi ini adalah laporan dari masyarakat setempat yang merasa aksi para muda mudi ini sangat meresahkan dan membahayakan. Orang lain dimana para muda mudi ini melakukan aksi balap liar nya di jalan umum yang cukup ramai di lalui oleh kendara’an lain,” tukasnya.














