BERITA TERKINIHEADLINEMATTA OPINIPENDIDIKAN

Pelatihan Lintas Jabatan, Cara Baru Membangun Kepemimpinan di Lingkungan Kerja

×

Pelatihan Lintas Jabatan, Cara Baru Membangun Kepemimpinan di Lingkungan Kerja

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Pola pelatihan kepemimpinan di sejumlah perusahaan mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya kepemimpinan identik dengan jabatan struktural seperti manajer atau direksi, kini pendekatan yang lebih inklusif mulai diterapkan.

Salah satu model tersebut terlihat dalam program leadership “The One” yang diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai level jabatan, mulai staf hingga manajer. Program yang digelar selama dua hari pada akhir Januari 2026 itu menempatkan seluruh peserta dalam posisi yang setara tanpa membedakan jabatan.

Melalui metode simulasi berbasis experiential learning, peserta diuji dalam situasi penuh tekanan yang menuntut kolaborasi, komunikasi efektif, serta keberanian mengambil keputusan. Tidak ada perlakuan khusus bagi peserta dengan jabatan tertentu. Semua menghadapi tantangan dan konsekuensi yang sama.

Pendekatan ini dinilai mampu memperlihatkan karakter kepemimpinan secara lebih terbuka. Siapa yang mampu memimpin, bekerja sama, hingga bertanggung jawab dapat terlihat melalui proses, bukan semata posisi formal.
Direktur Utama Marison Group, Andrian Ardiyanto, menyampaikan bahwa model pelatihan seperti ini membantu membangun pemahaman bersama tentang kontribusi setiap individu dalam organisasi.

“Ketika setiap orang memahami perannya dalam satu visi yang sama, organisasi bisa bergerak lebih solid,” ujarnya.

Dari sisi pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pendekatan lintas level juga dinilai mampu membangun keterikatan emosional antarkaryawan. Seluruh peserta, dari level operasional hingga manajemen puncak, dipertemukan dalam satu pengalaman bersama.

HRD Marison Group, Wahyu Widiyarto, menilai proses tersebut memberi dampak yang cukup kuat bagi peserta.

“Semua level berada dalam satu tujuan dan satu visi. Prosesnya menantang sekaligus membangun kesadaran tentang arti kebersamaan dalam organisasi,” ungkapnya.

Model pelatihan kepemimpinan yang menyamakan peran lintas jabatan ini dinilai relevan bagi organisasi yang ingin bertumbuh tanpa meninggalkan fondasi nilai dan karakter kerja sama tim.