MATTANEWS.CO, KEPRI – Kontraktor pelaksana batu miring SDN 015 Kecamatan Senayang, Satyo, meluruskan informasi terkait pembangunan batu miring di sekolah tersebut. Santer berkembang di media sosial bahwa pbangunan batu miring tersebut tidak sesuai dengan kontrak pembangunan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabuoaten Lingga.
“Sebenarnya yang terjadi adalah bahwa pembangunan batu miring tersebut telah sesuai dengan kontrak kerja. Namun karena persoalan teknis ada beberapa yang terjadi yang terlihat rusak pada tiga titik pembangunan,” kata Satyo kepada media ini, Kamis (28/03/2024).
Tiga titik tersebut titik tersebut adalah pada ujung bolk pengikat balok yang terlihat terkelupas, tangga yang terlihat retak pada patahan balok pengikat. Namu. Hal ini terjadi karena persoalan teknis. “Pembangunan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan dan segera akan kami perbaiki,” terangnya.
Secara umum, sambung pria yang akrab disapa Tio ini, pembangunan batu miring tersebut dilakukan dengan maksimal. Sebagai kontraktor pelaksana, pihak menjamin bahwa pembangunan batu miring tersebut tidak bermasalah.
“Saya menjamin kontruksi pembangunan batu miring telah sesuai. Saya sudah perintahkan tukang untuk ke lokasi memperbaiki kerusakan karena masih ada waktu pemeliharaan,” tegasnya.
Terkait ruang laboratorium komputer dan majelis guru yang juga disorot pembangunanan adalah pekerjaan yang berbeda. Tahun 2023 lalu, sekolah ini mendapatkan tiga proyek fisik. “Untuk Labor komputer dan majelis guru bukan saya yang kerjakan,” imbuhnya.(*)















