MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta fasilitasi proses mediasi antara warga masyarakat dengan PT KCIC dan Subcon PT Sinohydro atas dampak dari pada pembangunan proyek KCIC yang menyebabkan 11 rumah warga mengalami rusak berat. Hal itu diungkapkan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Norman Nugraha, Rabu (12/10/2022).
Kata Norman, tadi sudah ada beberapa kesepakatan antara kedua belah pihak. Yakni, PT KCIC sudah memerintahkan secara langsung Subcon dalam hal ini PT Sinohydro mulai besok Kamis (13/10/2022) untuk segera melakukan proses pembangunan rumah warga terdampak.
“Alhamdulillah tadi saat rapat warga menerima kesepakatan dengan baik, semoga prosesnya berjalan lancar,” ucapnya.
Norman melanjutkan, pada proses pembangunannya nanti akan dilakukan pendampingan, nanti pun dari segi desain bangunan sambil berjalan akan ada komunikasi antara warga dengan pihak KCIC. Seperti apa kesepakatannya nanti.
“Tadi saat rapat tidak diatur, nanti sambil berjalan kesepakatannya,” ucap Norman.
Tadi kita tidak bahas secara teknis berapa dalam satu unit nilai rupiah nya, yang jelas tuntutan warag adalah meminta segera untuk dibangunkan kembali rumah mereka.
“Pada intinya, kita pemerintah daerah akan terus mendorong pihak KCIC untuk segera melaksanakan tanggung jawabnya terhadap warga terdampak,”pungkas Norman.
Diberitakan sebelumnya, beberapa warga Kampung Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhuhur, Kabupaten Purwakarta yang melakukan aksi blokade di lokasi Proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).
Euis (71) warga RT 21 RW 08 salah satu anak dari warga yang terdampak mengatakan kami menangis karena sedih, sudah beberapa tahun ini Hak kami belum juga diterima.
“Kami menagih janji perusahan yang akan membangun kembali rumah warga yang terdampak, sejauh ini belum ada realisasi. Hanya janji-janji saja yang kami terima sampai saat ini,” ucapnya, Senin (10/10/2022).
Kata dia, selama ini warga terdampak tinggal mengontrak. Meski kontrakan tersebut dibayar oleh perusahaan, kami merasa jenuh dan bosan tinggal di tempat yang sempit. Dan kami ingin segera kembali ke rumah kami.














