Reporter : Nasir
Banyuasin, Mattanews.co – Pemerintah Desa Biyuku Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel), meminta kepada pengurus PAUD Harapan Bunda Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, agar memberikan laporan setiap tahunnya tentang Proses Belajar Mengajar (PBM).
Terlebih para pengelola PAUD tersebut mendapat intensif dari Dana Desa.
“Kita meminta kepada pengelola PAUD Harapan Bunda agar setiap tahunnya memberikan laporannya tentang kegiatan belajar mengajar di PAUD tersebut,” ujar Kades Biyuku Imron Rosadi saat ditemui di Kantor Desa Biyuku, Jumat (07/02/2020).
Kades Imron juga meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banyuasin, untuk memberikan himbauan kepada seluruh PAUD yang ada di Kabupaten Banyuasin. Agar setiap tahunnya para pengelola PAUD memberikan laporan ke Pemerintah desa masing – masing.
“Kami dari Pemerintsh Desa Biyuku sangat peduli dengan PAUD yang ada di Desa Biyuku untuk itu berharap kepada pemerintah pusat Dana Desa bisa menambah intensif guru PAUD. Dan kepada Pemkab Banyuasin agar lebih diperhatikan lagi setiap PAUD yang ada di Banyuasin,” ucapnya.
Pemdes Biyuku telah menganggarkan untuk intensif guru PAUD dan guru TK dari Dana Desa sebesar Rp.350.000 per orang.
“Ada tiga orrang guru PAUD dan TK dan per orangnya mendapat intensif Rp. 350.000 setiap 4 bulan sekali dan dikalikan dalam satu tahun,” katanya
Kades Imron juga menyebut bahwa sebagai guru PAUD yang bergelut dengan dunia anak, harus kreatif dan memiliki inovasi dalam penerapan pembelajaran di PAUD.
Guru-Guru PAUD juga harus memiliki kemampuan dalam menyiapkan alat-alat pembelajaran, dari bahan-bahan sekitar.
“Banyak sekali bahan bahan yang mudah diperoleh disekitar, untuk dijadikan media edukasi anak-anak, tanpa harus membeli dengan harga sampai berjuta-juta,” jelasnya.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menurutnya sangat penting.
Sebab tumbuh kembang anak di tentukan di usia dini. Terutama di usia emas 0-4 tahun.
Pendidikan usia dini juga menjadi investasi paling fundamental. Ini yang memastikan kualitas hidup keluarga lebih baik di masa depan.
“Usia 4 tahun pertama adalah masa-masa paling menentukan dalam membangun kecerdasan anak. Berangkat dari itu, pihaknya selaku Pemerintah Desa terpanggi untuk ikut membantu meningkatkan pendidikan anak usia dini di Desa Biyuku,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Biyuku ingin peningkatan kapasitas pendidik dan pengasuh yang ada di PAUD Harapan Bunda Desa Biyuku.
Bahkan PAUD dijadikan sebagai salah satu fokus yang berkualitas di bidang pendidikan anak di usia dini.
“Ini merupakan kunci untuk memutus rantai kemiskinan di Desa Biyuku khususnya sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM,” ujarnya.
Editor : Nefri














