MATTANEWS.CO, PALI – Isra Mi’raj adalah peristiwa penting dalam Islam yang mengisahkan perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Palestina) (Isra) dan kemudian naik ke langit tertinggi hingga Sidratul Muntaha (Mi’raj), di mana beliau menerima perintah salat lima waktu dari Allah SWT, menjadi mukjizat besar yang menunjukkan kekuasaan Allah dan meneguhkan kewajiban ibadah utama bagi umat Islam.
Makna dan Perjalanan
Isra (Perjalanan Malam): Perjalanan fisik Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang menjadi bukti kekuasaan Allah SWT.
Mi’raj (Kenaikan): Perjalanan spiritual dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha (batas akhir pengetahuan makhluk), di mana Nabi bermunajat langsung kepada Allah.
Penerimaan Salat Lima Waktu: Di Sidratul Muntaha, Nabi menerima perintah salat 50 waktu, namun atas saran Nabi Musa, dikurangi menjadi 5 waktu sehari semalam, yang menjadi tiang agama.
Kali ini pengajian peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1447 Hijriah diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamaju bersama Masyarakat, kegiatan berlangsung di Masjid AT-TAQWA Dusun II Desa Sukamaju Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (18/01/2026).
Perlu diketahui peringatan Isra Mi’raj ini diisi dengan tausiyah agama oleh Ustadz H. Hardiyanto, S.Hi yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI yang menyampaikan hikmah perjalanan agung Nabi Muhammad SAW, khususnya tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan akhlak umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Rudini, M.Pd Kepala Desa (Kades) Sukamaju dalam sambutannya mengatakan alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul di Masjid AT-TAQWA dalam rangka memperingati isra mi’raj Nabi Muhammad Saw 1447 Hijriah.
“Hari ini kita berkumpul di Masjid AT-TAQWA memperingati kisah isra dan mi’raj, disini kita akan mengambil hikmah dari perjalanan tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Rudini, ia menuturkan namun kita mengambil suatu pelajaran manfaat daripada rangkaian Isra dan Mi’raj ini.
Rudini Kades Sukamaju menyambut baik antusiasme masyarakat yang hadir dan berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana mempererat silaturahmi.
“Persatuan, dan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat, semoga Desa Sukamaju senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, serta menjadi Desa yang religius, rukun, dan sejahtera,” harapnya.
Perlu diketahui, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rudini, M.Pd Kepala Desa (Kades) Sukamaju, para perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Lembaga Adat Desa (LAD), Barisan Ansor Serbaguna (Banser) PALI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, bapak dan ibu masyarakat desa, serta anak-anak madrasah yang turut memeriahkan suasana dengan penuh semangat.














