MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menggelar malam grand final duta wisata 2021 di Hall Barata setempat, Jum’at (3/12/2021) Malam.
Pemilihan duta wisata Tulungagung pada tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Merupakan sejarah bagi kita karena telah lahir nama baru yaitu Jatmiko Puspito.
Dengan begitu, meninggalkan sebutan Kakang Mbakyu yang selama ini identik dengan kabupaten lain.
Saat dijumpai usai malam grand final duta wisata Tulungagung 2021, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., mengatakan sebutan Jatmiko Puspito merupakan sebagai ciri khas Tulungagung.
Dinamakan Jatmiko dianggap merupakan sosok kepemimpinan pemuda sangat cerdas dan memiliki kepribadian bagus, dan secara manajerial mempunyai kemampuan.
Sedangkan Puspito seorang peran wanita sangat tangguh dan memiliki kepribadian yang tinggi pula.
“Jadi begini, keduanya merupakan pasangan serasi dan harmonis sehingga dengan memakai nama tersebut merupakan satu ciri khas bahwa duta wisata Tulungagung itu Jatmiko dan Puspito,” kata Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H.Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan awak media.
Bupati Maryoto menambahkan, dengan dibukanya jalur lintas selatan (JLS) di kawasan pantai selatan merupakan pintu gerbang sejumlah wisata pantai di Tulungagung.
Dengan demikian sangat diperlukan satu duta wisata yang bisa menyampaikan promosi kepariwisataan di Kabupaten Tulungagung.
“Iya benar, dibukanya JLS, maka membawa berkah bagi wisata yang ada di Tulungagung maka tugas seorang duta wisata tersebut sangat penting,” tambahnya.
“Kita ketahui bersama, wisata itu merupakan satu potensi sangat bagus sekali dalam pengembangan pemerintahan didaerah sehingga nantinya bisa menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” imbuhnya.

Oleh karena itu, lebih lanjut Maryoto menjelaskan, diperlukan adanya duta yang bisa menyampaikan pesan wisata di Tulungagung terutama promosi mengenai potensi dan kelebihan fasilitas yang ada.
Hal itu tidak terlepas dari view wisata tersebut juga adanya kenyamanan pesona wisata yang ada di Kabupaten Tulungagung.
“Pada intinya, diperlukan adanya seorang peran yang bisa menyampaikan, dengan demikian diperlukan seorang duta wisata guna bisa meng up pariwisata di Tulungagung,” tukasnya.
Tempat sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Drs.Bambang Ernawan, M.Pd., mengatakan hal serupa nama baru Jatmiko Puspito disematkan kepada pemenang duta wisata 2021.
Hal ini, merupakan sejarah bagi kita karena telah lahir nama baru, dengan begitu kita telah tinggalkan sebutan Kakang Mbakyu yang sama dengan kabupaten lain.
“Malam ini suatu kebanggaan masyarakat Tulungagung nama baru Jatmiko Puspito yang diilhami oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, S.E.,” katanya.
“Diambil dari kesan sempurna seorang pria dan wanita yang multi talenta yaitu Jatmiko Puspito,” imbuhnya.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, kalau ini dikaitkan dengan sejarah masa lalu merupakan Pangeran atau Sultan Agung sosok Jatmiko itu pria gagah tampan pokoknya multi talenta.
Sedangkan nama Puspito itu merupakan lambang kecantikan karena kita tahu Puspito itu sebuah bunga yang juga mengisyaratkan bahwa wanita itu pintar, cerdik, dan tidak hanya cantik namun juga kaya akan segalanya.
“Jadi malam ini merupakan sejarah bagi Tulungagung dengan lahirnya Jatmiko Puspito,” sambungnya.












