[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra bersama Sekretaris Umum Panitia Pelaksanaan HKSN (Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional) tingkat nasional beserta seluruh OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, lakukan gotong royong pengecetan Rumah Tidak Layak Huni ( RUTILAHU ) dalam rangka persiapan HKSN tingkat nasional tahun 2021, Jumat (17/12/2021).
Gotong royong dilaksanakan di lingkungan Rutalahu kampung Tanjung Limbung Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentoktok Kabupaten Bangka Barat pada hari Kamis, 16 Desember 2021.
Asisten pemerintahan dan kesra, Drs Ridwan, M. Si., Mengatakan bahwa dirinya mengajak seluruh pegawai OPD yang ada di lingkungan Pemkab Bangka Barat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong ini.
“Selain seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bangka Barat, kami juga bersinergi bersama seluruh unsur Forkopimda dan juga PT Timah Tbk untuk bersama-sama membersihkan serta membangun Rutalahu ini,” katanya.
Sekretaris Umum panitia pelaksanaan HKSN, Herman Koswara menjelaskan, telah mengajak masyarakat dan juga sinergritas antara TNI Polri serta seluruh OPD yang ada di Pemkab Bangka Barat untuk bergotong royong membersihkan lingkungan rutilahu yang berlokasi di Tanjung Limbung Kelurahan tanjung Kabupaten Bangka Barat.
“Ini merupakan salah satu bentuk solidaritas antara Pejabat dan juga seluruh masyarakat, kalau selama ini masyarakat mengenal pejabat itu harus di layani, hari ini masyarakat harus tau bahwa tujuan utama pejabat itu adalah melayani masyarakat,” ujarnya .
Ia juga menyebutkan tujuan dilaksanakan kegiatan hari ini ialah untuk membangun kembali semangat bergotong royong yang sudah hilang sehingga masyarakat kembali melakukan gotong royong seperti sediakala yang mana di mulai dari masyarakat Kabupaten Bangka Barat ini.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membangun kembali semangat gotong royong di masyarakat terutama masyarakat yang ada di Kabupaten Bangka Barat karna sekarang telah hilangnya semangat gotong royong, ini merupakan salah satu percontohan bagi masyarakat lainnya,” tandasnya.
“Kami berharap agar setelah ini masyarakat Indonesia terkhususnya masyarakat Bangka Barat dapat lebih mengerti bahwa betapa pentingnya gotong royong itu,” pungkasnya.














