MATTANEWS.CO, BATANGHARI – Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), targetkan 3.000 hektar lahan sawit ditahun 2022 untuk dilakukan peremajaan (replanting).
Seperti yang disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Batanghari saat berkunjung ke Disbunak, didampingi duo Irwan yang menjabat Kadis dan Kabid Disbunak.
“Target peremajaan sawit rakyat ditahun 2022 ini kisaran 3.000 Hektare, dan yang sudah terdata saat ini kurang lebih 2.400 Hektare. Ini sedang dalam proses verifikasi terhadap data petani kita,” kata Wabup Bakhtiar, Rabu (09/03/22).
“Tinggal kita verifikasi di lapangan tentang hak penguasaan atau kepemikikan lahan masyarakat yang mengajukan peremajaan,” ucapnya.
Dijelaskan Wabup Bakhtiar, untuk pendanaan Replanting sendiri dengan menggunakan dana BPDPKS besumber dari pemerintah pusat.
“Sebesar 30 juta rupiah per Hektare yang akan disalurkan kepada masyarakat, itu lah jumlah dana untuk pembangunan yang diajukan guna peremajaan lahan sawit masyarakat nantinya,” pungkasnya.
Wabup juga berharap dengan adanya replanting, bibit yang selama ini ditanami petani asalan akan menjadi bibit yang intensif, produksi tinggi dan berkualitas.














