MATTANEWS.CO,SULBAR — Pemkab Mamuju, menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk program pencegahan stunting. Dana itu diperuntukkan untuk penyaluran pangan bergizi bagi ibu hamil dan balita.
Hal itu diungkapkan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak dan Stunting di Desa Toabo, Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju, Sulbar.
Menurutnya, Pemkab Mamuju serius dalam menumpaskan persoalan stunting.
Dalam upaya mencegah terjadinya stunting dan gizi buruk, Pemerintah Kabupaten Mamuju telah intens melakukan berbagai program dan inovasi. Satu di antaranya adalah program pangan bergizi bagi ibu hamil dan anak yang di lakukan melalui Dinas Ketahanan Pangan,” kata Sutinah, Rabu (2/8/2023).
Sutinah menuturkan dana Rp 2 miliar untuk pemberian pangan bergizi tersebut disalurkan di tiap posyandu di Mamuju. Bantuan makanan bergizi itu diberikan kepada ibu hamil hingga balita secara cuma-cuma alias gratis.
“Dengan kucuran dana hingga Rp 2 miliar berbagai jenis pangan sehat tambahan diberikan cuma-cuma kepada ibu hamil dan balita melalui posyandu-posyandu yang ada di Kabupaten Mamuju,” terangnya.
Dia pun berharap agar bantuan ini bisa mencegah stunting di Mamuju. Kendati begitu, dia mengaku berbagai program lainnya tengah dilakukan Pemkab Mamuju untuk menumpaskan stunting.
Di sisi lain, selain stunting Sutinah turut menyinggung pernikahan anak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, stunting dan pernikahan anak tidak boleh dipandang sebelah mata.














