[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
Reporter: Andri Bara
MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Metode belajar tatap muka yang seharusnya telah dilaksanakan pada awal Januari 2021 sampai saat ini belum dapat dilaksanakan. Masih berlangsungnya pandemi Covid -19 saat ini memaksa pihak Pemerintah Provinsi hingga Kota dan Kabupaten di Sumsel melakukan penundaan metode belajar di sekolah.
Dikeluarkannya Surat Edaran Gubernur Sumsel Herman Deru tentang belum diperbolehkannya belajar tatap muka mendapatkan respon dari Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih. Selaras dengan apa yang telah diinstruksikan oleh Gubenur Sumsel, Walikota Prabumulih H Ridho Yahya melalui Wakil Walikota (Wawako) H Adriansyah Fikri mengatakan pihaknya menunda belajar tatap muka.
“Memang seharusnya metode belajar tatap muka akan kita laksanakan pada 4 Januari tadi, tapi pelaksanannya harus kita tunda kembali,” ucapnya usai melakukan peletakan batu pertama Musholla Al Haadi, Rabu (6/1/2021).
Ia menuturkan saat ini kita fokuskan dulu bagaimana kita bisa keluar dari zona Covid untuk seaman mungkin. Selain berusaha untuk kembali ke zona normal juga saat ini kita masih berfokus untuk melaksanakan program vaksinasi yang segera mungkin harus dilakukan pihaknya.
“Tunggu saja ya, soal belajar tatap muka pasti kita laksanakan,” tungkasnya pada media mattanews.co.
Editor : Chitet














