BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARASeni dan Budaya

Pemuda Bojonghuni Bangunkan Sahur dengan Drumben, Tradisi Ramadan yang Unik dan Penuh Semangat

×

Pemuda Bojonghuni Bangunkan Sahur dengan Drumben, Tradisi Ramadan yang Unik dan Penuh Semangat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, CIAMIS – Suasana sahur di Dusun Bojonghuni, Desa Maleber, Kecamatan Ciamis, terasa berbeda dari daerah lain. Alih-alih menggunakan pengeras suara masjid atau sekadar kentongan, sekelompok pemuda setempat memilih cara yang unik dan penuh semangat membangunkan warga sahur dengan iringan drumben, Rabu (18/03/2026)

Setiap dini hari selama bulan Ramadan, para pemuda ini berkeliling kampung sambil memainkan alat musik sederhana yang disusun menyerupai drum band. Dentuman ritmis dari drum rakitan berpadu dengan semangat kebersamaan, menciptakan suasana yang meriah sekaligus membangkitkan warga untuk segera menyantap sahur.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi cara efektif membangunkan warga, tetapi juga menjadi hiburan tersendiri. Warga, terutama anak-anak, tampak antusias menyambut rombongan pemuda yang melintas di depan rumah mereka. Bahkan, tak sedikit yang ikut berjalan mengikuti irama musik sambil tersenyum dan bersorak kecil.

Salah satu pemuda Bojonghuni mengatakan bahwa tradisi ini berawal dari inisiatif sederhana untuk menghidupkan suasana Ramadan di kampung mereka. Dengan memanfaatkan alat seadanya, mereka berkreasi menciptakan drumben yang kini justru menjadi ciri khas tersendiri.

“Awalnya hanya iseng supaya tidak sepi, tapi lama-lama jadi rutinitas. Alhamdulillah warga juga senang dan merasa terbantu untuk bangun sahur,” ujarnya.

Selain mempererat tali silaturahmi antar pemuda, kegiatan ini juga dinilai mampu menghidupkan nilai-nilai gotong royong dan kreativitas di tengah masyarakat. Ramadan pun terasa lebih hidup, bukan hanya sebagai momen ibadah, tetapi juga ajang kebersamaan.

Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini patut dipertahankan karena mampu menjaga tradisi lokal sekaligus memberikan warna tersendiri dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas yang terus terjaga, tradisi membangunkan sahur menggunakan drumben oleh pemuda Bojonghuni ini menjadi bukti bahwa hal sederhana pun bisa menghadirkan kebahagiaan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.