BERITA TERKINI

Pemusnahan Narkoba, Penggiat Juga Minta Agar Diikutsertakan Dalam Bimtek dan Penyuluhan

×

Pemusnahan Narkoba, Penggiat Juga Minta Agar Diikutsertakan Dalam Bimtek dan Penyuluhan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Reza Fajri

PALEMBANG, Mattanews.co – Presiden DPP Gebrakan Anti Narkotika Nusantara (GANN) Dewi Gumay beserta pengurus DPD GANN Sumsel menghadiri kegiatan pemusnahan narkotika jenis sabu seberat 925,084 gram dan ganja seberat 144 kilogram hasil ungkap kasus dibulan Mei oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel di halaman Mapolda Sumsel, Selasa (09/07/2019).

Kehadiran GANN merupakan bentuk dukungan terhadap kepolisian dalam memberantas Narkoba di bumi sriwijaya, mendukung Ditresnarkoba Polda Sumsel dalam memberantas peredaran narkoba di Sumsel.

Pemusnahan tersebut juga disaksikan langsung oleh dua belas orang tersangka pemilik dari narkoba sabu dan ganja tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli mengatakan pemusnahan barang bukti yang dilakukan ini merupakan salah wujud dan komitmen Polri dalam memberantas menyelamatkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Ini juga merupakan bentuk keprihatinan sekaligus semangat kita untuk memberantas peredaran narkoba di Sumsel. Mari kita satukan semangat bersama unsur stake holder dalam memberantas peredaran narkoba di Sumsel,” harapnya.

Lanjutnya, hanya saja memang di bulan Mei ini jumlah barang bukti yang didapatkan cukup banyak. Artinya dengan memusnahkan sabu seberat 925,084 gram dan ganja seberat 144 kilogram Ditresnarkoba telah berhasil menyelamatkan 161 ribu orang dari penyalahgunaan narkoba.

“Beberapa hari lalu Ditresnarkoba juga berhasil menangkap sembilan kilogram sabu artinya lebih dari 50 ribu orang juga telah berhasil diselamatkan dalam penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Menurut dia, dengan dilakukannya pemusnahan ini tentunya kita tidak pernah berhenti untuk memberantas peredaran narkoba di Sumsel. Jangan hanya melakukan penangkapan saja tetapi ada yang lebih penting yang harus dilakukan dengan melakukan pencegahan serta edukasi diseluruh lapisan masyarakat.

Dirinya juga meminta agar para penggiat anti narkoba tak hanya mengikuti upacara atau pemusnahan saja, namun peran serta dilapangan seperti melaporkan juga sangat penting.

“Kalau kita hanya berhasil menangkap berarti kita telah gagal mencegah dan mengedukasi masyarakat. Untuk mengedukasi masyarakat itu harus dilakukan oleh seluruh stake holder tidak hanya kepolisian dan masyarakat saja,” pungkasnya.

Menyikapi Stament Kapolda Irjen pol Firli itu, Presiden GANN Dewi Gumay masalah harus gencar dengan pencegahan juga, dirinya sebagai penggiat sangat setuju karena tanpa ada sosialisasi dan penyuluhan maka pemakaian serta korban dari narkoba semakin marak susah di Brantas. “Pengedar kita berantas, kita jangan bosan mengingatkan masyarakat Indonesia khususnya Sumsel agar tidak menggunakan narkoba dan menjauhi barang haram tersebut,” ucapnya.

Dirinya juga mengaku rutin melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke pelajar, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Timgkatn masyarakat sampai ke pelosok, RT RW. “Kita juga ada pelajaran tentang bahaya narkoba, mengikuti Bimtek, P4GN dan IPWL, semuanya menggunakan biaya sendiri. Kita juga sudah buat kampung anti narkoba di beberapa titik kota dan rencana membuat rumah sakit rehabilitasi di Jabar dan Sumsel,” bebernya.

Dewi Gumay juga menghadiri acara membawa sejumlah pengurus GANN Sumsel, seperti Sekretaris Ichwan Danu, Bendum DPP Rizky Pratama Saputra, Ketua harian Sukma Hidayat, wakil Ketua DPD Sumsel  Benny Godek, Humas Irwanto, Endy, David, Kapsek Bambang. ” Intinya kami sepakat tidak bangga dengan pemusnahan ini, karena saya nilai semakin banyak pemusnahan artinya makin banyak peredaran,” tegas dia.

Dalam penyuluhan serta pendidikan, sambung Dewi Gumay hendaknya para penggiat narkoba juga turut diikut sertakan jangan hanya ikut saat pemusnahan saja. “Kami selama ini juga Bimtek, mengikuti pendidikan dan lainnya menggunakan dana sendiri. Kedepan diharapkan bekerjasama juga untuk edukasi, sosialisasi dan lainnya,” tutupnya.

Editor : Anang