BERITA TERKINI

Pencairan Gaji Petugas Medis Covid-19 Kota Prabumulih Tertunda

×

Pencairan Gaji Petugas Medis Covid-19 Kota Prabumulih Tertunda

Sebarkan artikel ini

Reporter : Andri

PRABUMULIH, Mattanews.co – Pembentukan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel), yang dimulai pada Bulan Maret 2020, masih meninggalkan sebuah dilema.

Terutama dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih Sumsel untuk segera diselesaikan.

Gugus tugas yang banyak melibatkan ratusan pegawai medis, elaku garda terdepan ini sama sekali belum menerima upah atau gaji.

Pasalnya dana Dinkes Prabumulih yang bersumber dari APBD 2020, bergeser untuk kegiatan dan program yang lain.

Kepala Dinkes Prabumulih Happy Tedjo memberikan keterangan, akan hal tersebut.

“Benar sampai sekarang para medis kita belum terima gaji. Hal ini disebabkan adanya pemindahan anggaran kita untuk peruntukan dan program yang lain. Perubahan penggunaan anggaran Dana Tak Terduga (DTT), sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD untuk kegiatan sesuai tugas,” ucapnya, Kamis (9/7/2020).

Adanya pandemi Covid-19 di wilayah Prabumulih, baru mulai terdeteksi pada awal Bulan Maret lalu.

Hingga mau tidak mau, lanjutnya, seluruh program yang telah direncanakan khususnya fisik atau pengadaan. Juga gaji medis dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Dulu kan tidak ada yang namanya Corona. Setelah wabah ini muncul, terpaksa dana yang ada kita gunakan. Seperti pendirian posko dan membeli peralatan medis. Karena lebih dibutuhkan saat itu,” ungkapnya.

Gaji untuk medis sudah dipastikannya akan terlambat, karena menunggu anggaran selanjutnya. Tapi bentuk Insentif para petugas medis sudah dibayarkan Dinkes Prabumulih.

“Bonus atau insentif kepada medis sudah kita berikan sebesar Rp100 ribu, berdasarkan Surat Keputusan (SK) masing masing petugas. Untuk gaji nantinya akan diajukan pada Anggaran Biaya Tambahan (ABR) 2020 melalui rapat DPRD Kota Prabumulih,” katanya.

Menurutnya, adanya keterlambatan gaji untuk medis akan menjadi pekerjaan rumah (PR) yang prioritas Dinkes Prabumulih.

Editor : Nefri