MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Seorang pria NBT (36) warga Tulungagung diketemukan tewas dalam keadaan tertelungkup di area persawahan masuk Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung pada Kamis 26 Agustus 2021 sekira pukul 09.30 WIB.
Diketahui pria tersebut warga Dusun Ngreco Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.
Kejadian tersebut disaksikan oleh Saksi Mujiono (48) lantas dilaporkan kepada Kepala Desa Sobontoro Sodik Afandi diteruskan ke keluarganya Eko Sutanto (41) selaku kakak korban.
Kemudian pihak keluarga melaporkan ke kantor Kepolisian sektor Boyolangu Polres Tulungagung sekira pukul 10.00 WIB.
“Iya benar, menurut keterangan pelapor ada seorang pria tewas dalam keadaan tengkurap di area persawahan,” kata Kapolsek Boyolangu AKP Sukirno melalui Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Tri Sakti Syaiful Hidayat kepada mattanews.co melalui keterangan tertulis, Kamis (26/8/2021) Siang.
Ia menjelaskan, kronologis tewasnya pemuda di area persawahan tersebut.
“Awal kejadian itu, korban pamit pada Eko Sutanto (Kakak korban red.) untuk mencari jerami di sawah masuk Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu sekira pukul 09.00 WIB, Kamis (26/8),” terang Iptu Tri Sakti.
“Kebetulan di lokasi tersebut, Mujiono (48) (Saksi red.) sedang mencari rumput di sawah, seketika dikagetkan melihat seorang pria (korban red.) dalam keadaan tengkurap dengan posisi kepala disebelah timur dan kaki disebelah barat disamping tumpukan jerami,” imbuhnya.
Muncul kecurigaan, akhirnya memanggil saksi lainnya Surani (70) yang juga sedang mencari rumput, dan memberitahu ada seorang pria tengkurap disawah.
Setelah korban didekati, saksi mengenali orang tersebut warga Desa Sobontoro, lantas dilaporkan kepada Kepala Desa setempat.
“Akhirnya Kades Sobontoro menghubungi kakak korban dan diteruskan melaporkan ke kantor Polsek Boyolangu,” tambah Tri Sakti.
Lebih lanjut Tri Sakti memaparkan, atas laporan tersebut, sebelum mendatangi TKP berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Tulungagung dan Puskesmas Boyolangu.
“Petugas dipimpin Kapolsek Boyolangu AKP Sukirno mendatangi korban tersebut,” paparnya.
“Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan oleh dokter Rio dari Puskesmas Boyolangu korban dinyatakan meninggal dunia secara mendadak dan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” sambungnya.
Petugas mengevakuasi korban lantas dibawa pulang ke rumah Desa Sobontoro.
“Atas kejadian tersebut keluarga korban tidak menuntut dalam segala bentuk hukum apapun, selanjutnya korban dimakamkan sekira pukul 13.00 WIB, Kamis (26/8) di pemakaman umum Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung,” tukasnya.














