MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta hari ini turut hadir dalam pembahasan pembangunan Jalan yang menghubungkan antara wilayah Serangpanjang dengan Cipeundeuy.
Pertemuan tersebut dilakukan karena pembuatan jalan akan segera dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2022, yang mana sumber dananya dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang, Ungkap Dede Nugraha, yang mewakili Kepala Administratur KPH Purwakarta, Uum Maksum.
“Kami sangat mendukung dengan apa yang akan di rencanakan dalam pertemuan ini, bahwa yang akan dipakai jalan dan untuk Wisata Paralayang adalah kawasan hutan yang kemudian akan digunakan untuk Olimpiade tahun 2022 sesuai aturan yang berlaku,” ucapanya.
Dede menerangkan, dalam pertemuan tersebut turut di hadiri Bupati Subang, serta beberapa unsur OPD terkait, Danramil, dan Kasi Perpetaan Divre Jawa Barat & Banten dan Sekda Kabupaten Subang yang secara teknis lokasi rapat di Kabupaten Subang.
Lanjutnya, ada beberapa poin hasil diskusi yang disepakati pada pertemuan itu salah satunya, dimana lokasi yang telah ditetapkan untuk jalur jalan Serangpanjang – Cipeundeuy sudah ditetapkan melalui jalur ex jalan.
Dengan demikian, akan dilakukan inventarisasi tegakan yang akan dijadikan sebagai tegakan pengganti bersama Kantor Divre dan KPH serta unsur dari Pemda.
“Selama belum keluar Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari Kementrian LHK tidak akan melaksanakan kegiatan pembuatan jalan,”tuturnya Jumat (9/10/2021).
Wisata Paralayang akan segera dijadikan Wisata Rintisan dimana Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) tetapnya adalah H.Ruhimat, yang berlokasi di Wisata Rintisan di petak 45 dan 47 BKPH Kalijati RPH Tanggulun, pungkasnya.














