MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sinergi Sosialisasi dan Edukasi Program JKN Bersama TNI dan BPJS Kesehatan, acara Sosialisai dan edukasi program JKN yang diselenggarakan di Hotel Arya Duta Palembang tersebut, merupakan kerjasama TNI dan BPJS Kesehatan untuk mengatasi permasalahan Kesehatan terhadap semua prajurit TNI sesuai dengan Perpres Presiden mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta seputar Program JKN, BPJS Kesehatan rutin melakukan pemberian informasi langsung melalui kegiatan sosialisasi Program JKN. Kali ini, BPJS Kesehatan menggelar sarasehan bersama ratusan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) bertemakan Transformasi Mutu Layanan, Mudah, Cepat dan Setara.
Dalam acara tersebut dihadiri oleh petinggi TNI dibidang kesehatan, diantaranya Kapuskes TNI yaitu, Mayjen TNI Dr.dr Yenny Purnama Sp.A (K) M.Kes M.A.R.S MH, didampingi Marsma TNI dr Budi Satriyo Utomo Sp.KFR.M.A.R.S yang merupakan Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan, serta dihadiri petinggi BPJS yaitu Ir David Bangun dan dihadiri Brand Ambassador BPJS Kesehatan Ade Rai, sementara itu mewakali Pangdam II Sriwijaya dihadiri oleh Asisten Teritorial Kasdam II Sriwijaya Kolonel Kav. Zubaedi S.Sos MM serta dijadiri Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palembang, Sari Quratulainy.
Saat diwawancarai melaluk Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun menjelaskan, untuk memperkuat kemitraan yang terjalin sangat baik antara BPJS Kesehatan dengan TNI yang merupakan mitra kerja sekaligus peserta JKN yang sudah lama terjalin.
“Untuk alternatif solusi perbaikan layanan di era transformasi digital ini kepada peserta JKN, khususnya anggota TNI dan PNS TNI beserta keluarganya,” ungkap David.
David juga menjelaskan, peran TNI serta fasilitas kesehatan milik TNI sangatlah besar dalam mendukung penyelenggaraan program JKN. Salah satu faktor penunjang kepuasan peserta adalah terpenuhinya informasi kepada peserta yang akurat dan terbarukan. Melalui kegiatan supervisi. sinergi sosialisasi serta edukasi ini, diharapkan BPJS Kesehatan dapat memberikan pemahaman dan dapat melihat kondisi serta fakta di lapangan terkait fasilitas kesehatan yang dimiliki TNI, baik FKTP maupun FKRTL.
Sampai dengan 1 November 2023 tercatat cakupan perlindungan kepesertaan Program JKN telah mencapai 265,83 juta jiwa, atau
95,71% dari total penduduk dan capaian ini menjadikan Program JKN sebagai program jaminan kesehatan terbesar di dunia dengan skema tunggal terintegrasi,” terangnya.
Sementara itu Pangdam II Sriwijaya Mayjen, Yanuar Adil mengucapkan, terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan, yang telah meluangkan waktu untuk memberikan sosialisasi tentang BPJS Kesehatan kepada prajurit, PNS dan keluarga jajaran kodam II Sriwijaya.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pencerahan dan pemahaman kepada kita semua tentang BPJS Kesehatan, selain itu melalui kegiatan ini diharapkan para prajurit, PNS beserta keluarga dapat memahami bagaimana cara mempermudah para peserta dalam mengakses layanan kesehatan Program JKN, mulai dari kartu digital, antrian online serta kanal BPJS lainnya,” tegasnya.
Saat memberikan edukasi dihadapan tamu undangan Brand Ambassador BPJS Kesehatan Ade Rai mengatakan, hidup sehat itu murah yang mahal itu sakit, jadi kita harus menjaga pola hidup sehat, Ade juga mengajak tamu undangan untuk menurunkan berat badan agar terhindar dari perut buncit, dengan cara berpuasa, Kontrol Karbohidrat, Prioritas Protein, Bijaksana dengan lemak, olahraga beban saat perut kosong.
“Sehat itu murah yang mahal itu sakit, karena yang sakit banyak, tenaga kesehatan sedikit,” tegas Binaragawan senior.














