MATTANEWS.CO, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi menetapkan arah kebijakan pembangunan untuk tahun anggaran 2026.
Melalui Keputusan Bupati Karawang Nomor: 100.3.3.2/Kep.544-Huk/2025, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menetapkan sejumlah proyek infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan jalan sebagai prioritas utama.
Langkah ini diambil bukan sekadar untuk pembangunan fisik, melainkan sebagai upaya mempertegas tertib administrasi dan transparansi di lingkungan Pemkab Karawang.
Dalam lampiran keputusan yang ditetapkan pada 29 Desember 2025 tersebut, terdapat 10 kegiatan utama yang tersebar di empat Perangkat Daerah. Sektor pendidikan dan pekerjaan umum mendominasi daftar prioritas tahun ini.
Dua unit sekolah baru (USB) akan dibangun, yakni SDN Makmurjaya 1 di Kecamatan Jayakerta dan SMPN 3 Majalaya di Kecamatan Majalaya.
Sementara di sektor kesehatan, pemerintah fokus pada Pembangunan Puskesmas Kotabaru.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mendapatkan porsi terbanyak dengan enam proyek strategis, di antaranya:
Peningkatan Jalan Rengasdengklok- Sungaibuntu. Peningkatan Jalan Gembongan-Muarabaru. Peningkatan Jalan Cikalong-Cilamaya.
Pelebaran Jalan Karangjati-Cilamaya. Penggantian Jembatan Kalen Kapal dan Rehabilitasi Jembatan Cimider.
Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik di Kecamatan Kotabaru.
Hal menarik dalam keputusan ini adalah penegasan pada Diktum Kedua. Bupati menekankan bahwa seluruh proyek prioritas tersebut akan menjadi lokus monitoring dan evaluasi dalam Probity Audit serta Reviu Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
Langkah preventif ini dilakukan dalam rangka pemenuhan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tahun 2026.
Penetapan prioritas ini bertujuan agar arah pembangunan daerah lebih terukur dan akuntabel, sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak dini melalui pengawasan ketat.
Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan dan menjadi acuan bagi perangkat daerah terkait untuk segera melakukan persiapan teknis agar pelaksanaan pembangunan di tahun 2026 berjalan sesuai jadwal.













