BERITA TERKININUSANTARAPENDIDIKAN

Persiapan Hadapi Ujian, Pelajar Kristen di Putussibau Ikuti Ibadah dan Doa Bersama

×

Persiapan Hadapi Ujian, Pelajar Kristen di Putussibau Ikuti Ibadah dan Doa Bersama

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan kegiatan Ibadah dan Doa bersama di Gereja GKMI Maranatha Putussibau, Jumat (14/4/2023).

Ketua MGMP Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Jenjang SMP Kabupaten Kapuas Hulu Stebins Gulleson menyampaikan, ibadah dan doa bersama tersebut dilaksanakan bertujuan untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2022/2023 mendatang.

“Sehingga siswa – siswi ini secara mental dan karakter siap, dengan beribadah terlebih dahulu atau diisi bekal rohani atau Firman Tuhan,” katanya.

Adapun sasaran kegiatan Peserta Didik Kelas IX SMP yang akan mengikuti Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2022/2023 beragama Kristen Protestan yang ada di 11 Sekolah wilayah Putussibau dan sekitarnya, diantaranya SMPN 1 Putussibau, SMPN 2 Putussibau, SMPN 5 Putussibau, SMPN 6 Putussibau, SMPN 7 Putussibau, SMPN 8 Putussibau, SMPN 1 Kalis, SMPN 1 Bika, SMP Karya Budi Putussibau, SMP PGRI 2 Putussibau
dan SMP Kristen Setia Putussibau.

“Jumlah peserta didik yang hadir sebanyak 84 orang, ditambah dengan guru – guru mata pelajaran Agama Kristen berjumlah 11 orang. Pembawa Firman Tuhan oleh Bapak Pdt. Setiyono,” terang Stebins.

Lebih lanjut Stebins mengatakan, hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ibadah dan doa bersama tersebut agar peserta didik bisa meningkatkan iman dan kerohaniannya.

“Dengan demikian bisa percaya diri dalam menghadapi ujian sekolah, karena sudah menyerahkan diri sepenuhnya dalam pimpinan Tuhan dan menjadi pribadi yang senantiasa jujur,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap, dengan adanya kegiatan ibadah dan doa bersama yang dinaungi MGMP Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Jenjang SMP Kabupaten Kapuas Hulu itu, bisa sebagai bekal, dapat menjadikan peserta didik selalu percaya bahwa setiap rencana dan masa depan perlu tuntunan Tuhan.

“Dan diharapkan juga kegiatan ini menjadi wadah pembekalan rohani dan menolong siswa untuk hidup percaya Tuhan. Karena memang ini kegiatan pertama kali diadakan dan akan menjadi agenda rutin setiap tahun,” tuntas Stebins. (*)