MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Di tengah tantangan global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Palembang terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kelurahan Kemang Agung, Palembang.
Program bertajuk “Kemang Agung Berdaya, Inovatif, dan Sejahtera” ini mengintegrasikan penguatan ekonomi keluarga, edukasi anak, serta praktik pertanian berkelanjutan sebagai upaya membangun ketahanan masyarakat dari tingkat lokal.
Pada sektor ekonomi, sebanyak 10 ibu rumah tangga terlibat dalam pengelolaan tiga instalasi hidroponik serta budidaya 1.000 bibit lele yang dijalankan secara gotong royong. Metode hidroponik dipilih karena lebih efisien dalam penggunaan lahan dan air, sekaligus mendukung praktik pertanian modern yang ramah lingkungan.
Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga guna membantu ketahanan pangan keluarga, tetapi juga dipasarkan kepada warga sekitar sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi para peserta.
“Pelatihan bagi para ibu dan kegiatan produktif seperti budidaya lele serta hidroponik sangat membantu meningkatkan keterampilan dan penghasilan keluarga. Kami berharap program ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga,” ujar Lina, Ketua RT 51 Kelurahan Kemang Agung.
Selain aspek ekonomi, program ini juga menghadirkan kembali Rumah Pintar yang sempat terhenti saat pandemi. Setiap pekan sekitar 20 anak mengikuti kegiatan pendampingan belajar, pengenalan bahasa Inggris, serta edukasi lingkungan sebagai bagian dari penguatan kapasitas generasi muda di tengah dinamika global yang semakin kompetitif.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Program ini menunjukkan bahwa upaya kecil di tingkat komunitas dapat memberikan kontribusi nyata terhadap isu global seperti ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Kami berharap masyarakat dapat terus berkembang menjadi komunitas yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” ujar Rusminto.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel tidak hanya mendorong kemandirian masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 tentang Tanpa Kelaparan, Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.














