Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Agus Hariono mengatakan, terdapat 12 ribu Ton cangkang sawit akan diekspor menuju Negeri Sakura, yang akan dilaksanakan pada pertengahan Juli tepatnya 15 Juli mendatang. Untuk itu, gubernur selaku kepala daerah mengundang semua stakeholder terkait untuk membicarakan persiapan ekspor keluar negeri itu.
“Perencanaan ekspor ditargetkan pada pertengahan Juli tepatnya 15 Juli 2021 dan mengekspor cangkang sawit sebanyak 12 ribu Ton,”beber Agus
Di pertemuan itu juga, Kepala Kantor Unit Kelas III Pelabuhan Belang-Belang, Capt. Kristina Anthon mengatakan, ekspor yang akan dilaksanakan kali ini yang keempat kalinya dan diharapkan kedepan akan ada lagi ekspor-ekspor hasil alam lainnya, sehingga PAD Sulbar juga akan semakin meningkat.
Baca juga : Gara-gara Menebang Pohon, Pasutri Bacok Tetangga
Kristina menuturkan, Pelabuhan Belang-Belang diharapkan dapat terus hadir melayani segala keinginan pemerintah daerah, terutama dari segi keluar masuknya barang melalui transportasi laut di Sulbar, sehingga perekonomian Sulbar dapat lebih meningkat dengan pesat. “Jadi intinya, kami sangat mensupport ekspor cangkang sawit ini, Insya Allah semuanya kita akan bantu,”sebut Kristina
Dalam pertemuan itu.
Turut hadir pada pertemuan itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddareski Salatin, Kepala Dinas Sosial , Bau Akram Da’i , Kepala Dinas Tenaga Kerja, Bahtiar, Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, M Danial , Firdaus Attawuwur. Diketahui, bahwa cangkang sawit asal Sulbar tersebut siap diekspor pada pertengahan Juli 2021 mendatang.














