BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Perum BULOG Kancab Putussibau Siap Serap Gabah Petani Kapuas Hulu

×

Perum BULOG Kancab Putussibau Siap Serap Gabah Petani Kapuas Hulu

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) kantor cabang Putussibau melakukan langkah strategis penguatan pangan diawal tahun 2026 dengan mendukung program swasembada pangan dengan melakukan penyerapan gabah langsung ditingkat petani.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kedaulatan pangan di wilayah kerja Kantor Cabang Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Pemimpin Cabang (Pinca) Bulog Putussibau Muhamad Khilnan Rianda, menegaskan bahwa penyerapan ini bukan sekadar Liveservice, melainkan upaya proteksi bagi para petani agar harga jual mereka tidak anjlok.

“Kami akan hadir langsung dilapangan untuk memastikan harga gabah di tingkat petani tetap stabil dan tidak berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kilogram,” ujar Khilnan kepada wartawan.

Ia menambahkan, gerakan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Menteri Pertanian dan Direksi Perum Bulog untuk mengoptimalisasi penyerapan gabah beras guna mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Menatap tahun 2026, Bulog Putussibau mematok target penyerapan gabah sebesar 50 ton setara beras.

Meski angka tersebut tergolong besar, Khilnan mengaku optimis target tersebut dapat terpenuhi dengan sinergi lintas sektoral yang kuat.

“Untuk mencapai target tersebut, beberapa langkah strategis telah disiapkan yang pertama sinergi Instansi dengan memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian, TNI, dan POLRI, “bebernya.

Kemudian kemitraan lokal dengan mengoptimalkan kembali kerjasama dengan mitra pengolahan gabah di daerah.

“Selanjutnya, melakukan pemetaan panen dengan memaksimalkan potensi titik-titik panen yang tersebar di sepanjang tahun 2026, “urainya.

Masih menurut Khilnan, melalui akselerasi penyerapan di awal tahun, Bulog Putussibau berharap dapat memperkokoh stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Hal ini penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional serta mengantisipasi kebutuhan mendesak di masa mendatang.

“Kami akan terus hadir di tengah petani. Selain menjaga stabilitas harga di Kapuas Hulu, langkah ini adalah fondasi kami dalam menjaga ketahanan pangan nasional secara menyeluruh,” pungkasnya mengakhiri. (*)