MATTANEWS.CO, CIAMIS – Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman spiritual bagi umat Islam, tetapi juga menjadi sumber nilai, ilmu pengetahuan, serta inspirasi dalam memajukan kehidupan. Melalui pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an, masyarakat diharapkan mampu membangun kehidupan yang lebih baik, harmonis, dan penuh keberkahan. Hal tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar di Masjid Agung Ciamis, Minggu (08/03/2026).
Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat itu menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam, Moh. Aif Maftuh. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pola pikir umat Islam agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.
Menurutnya, Al-Qur’an merupakan sumber nilai yang menjadi landasan moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan tentang kejujuran, keadilan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Al-Qur’an bukan hanya dibaca sebagai ibadah semata, tetapi harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur yang mampu membimbing manusia menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Moh. Aif Maftuh.
Selain sebagai sumber nilai, Al-Qur’an juga menjadi sumber ilmu pengetahuan. Banyak ayat Al-Qur’an yang mendorong manusia untuk berpikir, meneliti, dan menggali ilmu demi kemajuan peradaban.
Oleh karena itu, umat Islam didorong untuk terus meningkatkan literasi Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai inspirasi dalam pengembangan ilmu dan pendidikan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Al-Qur’an juga menjadi sumber inspirasi dalam memajukan kehidupan, baik dalam aspek sosial, pendidikan, maupun pembangunan masyarakat.
“Momentum Nuzulul Qur’an ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mencintai Al-Qur’an, membaca, memahami, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kementerian Agama Kabupaten Ciamis sendiri terus mendorong berbagai program pembinaan keagamaan, seperti gerakan membaca dan memahami Al-Qur’an, pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta kegiatan tadarus dan kajian Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi benar-benar menjadi sumber nilai, ilmu, dan inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih maju, berakhlak mulia, serta penuh kedamaian.














