POLITIK

Petinggi Relawan : Tak Ada Lagi Istilah 01 Cebong dan 02 Kampret

×

Petinggi Relawan : Tak Ada Lagi Istilah 01 Cebong dan 02 Kampret

Sebarkan artikel ini

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Rekonsiliasi Palembang Berdjaja antara relawan Jokowi-Ma’ruf Amin (01) dan Prabowo-Sandiaga (02) di Palembang Sumsel dengan tema “Damai itu Indah” berlangsung di aula Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (24/07/2019). Acara dihadiri langsung oleh direktur relawan 01 Suparman Romans, koordinator relawan 01 Sukma Hidayat dan Rubi Indarta, perwakilan relawan 02 Yan Coga, Ruben dan Charma.

Selain para perwakilan relawan, hadir juga instansi terkait seperti pihak Kodam II Sriwijaya, diwakili oleh Danrem Gapo/044 Palembang, Kolonel Arh Sonny Septiono dan pihak Polda Sumsel, Pemrov Sumsel diwakilkan Kesbangpol Sumsel Romi Sos dan Ketua PHRI Sumsel, Herlan.

Perwakilan dari Pemrov Sumsel dari Kebangpol Sumsel Romi dalam sambutannya menuturkan, pihaknya berterima kasih atas diadakannya acara ini. Rekonsiliasi ini merupakan hal yang bermakna. Pak Gubernur menyampaikan salam hormat pada semua tamu undangan dan penyelenggara. “Acara ini sungguh luar biasa, yang dulunya sama sama memperjuangkan demokrasi, namun hasil jelas berdasarkan hukum, maka mari kita terima hasil putusan itu. Mari kita rapatkan erat erat barisan kita semua untuk mencapai tujuan kita masing masing,” ucapnya.

Dalam sambutan Gubernur yang disampaikan melalui saya, sambung Romi, semua proses Pilkada dan Pilpres meski banyak bertentangan kini telah usai, mari bersatu. Marilah kita semua bersatu kembali, agar Sumsel mencapai Maju bersama. ” Semoga acara ini dapat bermanfaat dan berjalan dengan lancar,” kata Gubernur melalui Kesbangpol.

Pihak Kodam II Sriwijaya melalui Danrem Gapo/044 Palembang Kolonel Sonny mengungkapkan jika Pangdam memohon maaf tak dapat menghadiri acara langsung. Harapan kedepannya semua masyarakat kedepan tidak ada masalah.

“Sebagai negara majemuk sesuai Bhinika Tunggal Ika, semua berbeda namun tetap bersatu, kita dituntut harus mampu mengelola perbedaan menjadi kekuatan dan menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar,” ucap Danrem membacakan sambutan Pangdam.

Sambung Sonny, TNI, Polri dan segala komponen masyarakat harus mengawal proses Pemilu hingga benar benar usai, mari kita menjaga persatuan meski kerap terjadi perbedaan.” Jaga kebersama, persaudaraan, jangan terpecah belah karena perbedaan. Mari hilangkan istilah 01 dan 02, yang ada sekarang 03 yakni Persatuan Indonesia,” tutupnya.

Ditempat yang sama, relawan 02 Yan Coga yang juga merupakam Presiden Palembang Berdjaja mengatakan jika acara yang diadakan ini mengundang para relawan dan sesuai putusan MK Pilpres dimenangkan oleh pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Sebagai negarawan dan bangsa Indonesia kami menerima putusan MK itu, mari kita bersatu dan mampu bersaing dengan negara lain serta membuktikan bahwa kita adalah macan Asia. Intinya kita ingin Indonesia kedepan lebih baik lagi,” terangnya.

Perwakilan relawan 02 lainnya yakni Charma mengatakan, setelah malam ini harapannya tak ada lagi istilah Cebong dan Kampret. Sebuah kebanggaan tersendiri warga Palembang dari sejak dahulu tak pernah konflik karena masih memegang prinsip dalam dua kata, pertama “Wong Kito Galo”, dan kedua kata “Dak Lemak”. ” Perbedaan kemarin karena menginginkan hal terbaik, dan yang maju Pilres dua orang Jokowi dan Probowo adalah putra terbaik bangsa,” ujarnya.

Pasa kesempatan yang sama juga, Direktur relawan 01 Sumsel Suparman Romans, menuturkan jika malam ini akan kita hentikan semua perpecahan selama Pilpres lalu. “Kita hormati bersama semua hasil dari konstotusi, kita semua menghormati keputusan MK, mari kita lupakan kontestasi yang banyak memeras keringat, tak ada lagi 01 atau 02, yang ada hanya 03 Persatuan Indonesia,” ucapnya.

Editor : Anang