HUKUM & KRIMINAL

Petugas Lapas Jambi Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Sambal Tempe Orek

×

Petugas Lapas Jambi Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Sambal Tempe Orek

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI — Aksi penyelundupan narkoba dengan modus tak biasa kembali digagalkan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi. Seorang ibu rumah tangga berusia sekitar 46 tahun nekat menyembunyikan paket sabu di dalam sambal tempe orek yang dibawanya saat hendak menjenguk suaminya yang tengah menjalani hukuman.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 14.20 WIB, ketika petugas melakukan pemeriksaan rutin barang bawaan pengunjung menggunakan mesin X-Ray di pintu masuk Lapas.

Petugas bernama Deni, yang bertugas di bagian pemeriksaan, mengaku curiga melihat kejanggalan pada salah satu wadah sambal yang dibawa pengunjung tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, petugas menemukan lima bungkus plastik kecil berisi serbuk kristal putih diduga sabu-sabu, terselip rapi di dalam sambal tempe orek.

Wanita tersebut diketahui datang bersama seorang anak kecil berusia sekitar 7 tahun, diduga anak kandungnya, dan mengaku hendak mengantarkan makanan untuk sang suami yang menjadi warga binaan.

Kepala Lapas Klas IIA Jambi, Batara Hutasoit, membenarkan kejadian tersebut. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada petugas yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

“Kami berterima kasih atas kejelian dan ketelitian petugas. Pemeriksaan dengan X-Ray ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperketat pengawasan terhadap barang bawaan pengunjung,” ujar Batara kepada media.

Ia menegaskan, pihak Lapas Jambi berkomitmen menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari peredaran narkotika.

“Kami tidak akan mentolerir upaya penyelundupan narkoba dalam bentuk apa pun. Ini bukti komitmen kami menjaga integritas dan keamanan Lapas Jambi,” tegasnya.

Usai penemuan tersebut, barang bukti dan pelaku langsung diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polresta Jambi untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa modus penyelundupan narkoba kini semakin canggih dan variatif. Petugas diharapkan tetap waspada, bahkan terhadap barang-barang rumah tangga sekalipun yang dibawa pengunjung ke dalam lapas.

“Modusnya semakin beragam, bisa lewat makanan, minuman, bahkan benda kecil yang tampak sepele. Karena itu, kami tidak akan lengah,” tambah Batara.

Dengan keberhasilan penggagalan kali ini, Lapas Klas IIA Jambi menegaskan keseriusannya dalam mendukung program nasional “Lapas Bersih dari Narkoba (Bersinar)”, serta memastikan bahwa setiap langkah pengawasan dilakukan secara humanis, profesional, dan transparan.