BERITA TERKINIHEADLINE

Pimpinan Umum Mattanews.co Bagikan Pengalaman Jurnalis di UIN Palembang

×

Pimpinan Umum Mattanews.co Bagikan Pengalaman Jurnalis di UIN Palembang

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RAFA) Palembang menyelenggarakan seminar Program Studi Jurnalistik dengan tema, “Peluang dan Tantangan Jurnalis Islam yang Profesional di Era Pandemi Covid-19”. Acara sendiri di gelar di Hotel Aston Palembang, Kamis (21/10/2021).

Merebaknya kasus Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi setiap jurnalis dalam menjalankan aktivitas. Pasalnya banyak hal yang tak terduga bisa muncul di tengah medan peliputan. Tidak jarang, situasi ini memaksa jurnalis untuk bermanuver demi mengejar tuntutan deadline.

Ardhy Fitriansyah Pimpinan Umum Media Mattanews.co yang hadir sebagai Narasumber dan pengisi materi di Seminar Program Studi Jurnalistik menjelaskan, pada masa pandemi Covid-19, Standar Operasional Prosedur (SOP) peliputan juga mengalami perubahan, baik dari komposisi berita dan teknisnya yang mengutamakan kesehatan kru Reporter/Wartawan. “Karena sekarang Work from Home selalu diterapkan, wartawan tidak harus datang ke kantor. Jatah penempatan juga lebih fleksibel karena teman-teman jurnalis di Indonesia bekerjasama, jadi berita bisa dibagi tanpa kredit,” tutur Ardhy.

Ia juga menyampaikan bahwa kalaupun harus ke kantor, ada prosedur yang harus dilalui. “Sebelum masuk, sudah disiapkan tempat untuk wartawan mandi dan berganti baju. Setelah itu membersihkan peralatan seperti kamera dan mikrofon,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ardhy juga mengaku sebelum peliputan pun wartawan dibekali dengan sejumlah peralatan seperti hand sanitizer, masker, dan vitamin. “Bahkan yang dulunya wartawan bisa berebut untuk mendapat door stop untuk mewawancarai narasumber, sekarang kita bisa lebih berkompromi untuk menjaga jarak dan membagi jatah liputan karena saling memahami kondisi,” ungkap Ardhy.

Namun tuntutan sebagai jurnalis tetap mengharuskan Ardhy dan rekan-rekan berjaga di pos tertentu seperti Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, sejumlah rumah sakit, ataupun Kriminalitas dan lain sebagainya, untuk siaga dengan kabar terbaru pandemi ini.

“Lalu bagaimana cara menghindari isu Covid-19 agar tidak ditunggangi kepentingan kelompok tertentu?” tanya Jufrizal, M.A, Selaku Moderator. Ardhy menanggapi bahwa yang menjadi perhatian pada krisis saat ini adalah isu kesehatan, maka narasumber dengan latar belakang politik tidak perlu dikejar, kecuali mereka adalah regulator di daerah tertentu dalam menangani kasus Covid-19.

Sebagai jurnalis, proses verifikasi berita menjadi krusial dalam menghadirkan berita yang faktual dan menangkal hoax. “Mengingat masyarakat Indonesia sangat ‘hore’ dengan berita yang tersebar di media sosial tanpa sumber yang jelas. “Verifikasi sebenarnya tidak melulu harus dilakukan secara fisik. Karena sekarang kondisinya begini, verifikasi bahkan bisa dilakukan secara daring, melalui WhatsApp, telepon dan lainnya,” ujar Ardhy.

Pandemi dan regulasi baru adalah pembelajaran besar bagi jurnalis untuk bisa mengolah dan membuat berita yang optimal terlepas dari tantangan teknis yang tidak biasa. Ardhy sebagai narasumber merefleksikan bahwa wabah global ini mengetuk jurnalis Indonesia untuk mengeratkan koordinasi dan kompromi yang berujung pada keutamaan keselamatan para pekerjanya.

Tidak hanya tenaga medis, jurnalis juga adalah elemen yang berada pada garda depan dalam mengabarkan berita aktual juga faktual kepada masyarakat dengan cara yang tidak biasa di tengah pandemi Covid-19. Cara-cara yang tidak biasa ini pada akhirnya mereformulasi apa yang dianggap jurnalistik sebagai new normal di masa mendatang.

Pembukaan Seminar Nasional ini dihadiri Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Dr. Achmad Syarifudin, M.A., Wakil Dekan l Dr. Nuraida, M.Ag., Wakil Dekan ll Manaluliaili, M.Ed., Wakil Dekan lll Dr. Eni Murdiati, M.Si., Ka Prodi dan Sekretaris Jurnalistik, KPI, BPI, MD, PMI.

Usai penyampaian materi, Mattanews.co sepakat menanda tangani MOA dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN RAFA. Adapun kerjasama itu bertujuan sebagai berikut.

1. Untuk Meningkatkan kompetensi mahasiswa Program Studi Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.
2. Untuk penguatan kelembagaan bagi PIHAK PERTAMA maupun PIHAK KEDUA.
3. Untuk mempersiapkan lulusan yang bermutu, profesional, dan mampu berjejaring dengan dunia kerja.
4. Menjadikan mahasiswa Fakultas Dakwah UIN Raden Fatah menjadi kontributor Mattanews.