BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Pipa ACP Bocor, Perundam Among Tirto Kota Batu Siapkan Mobil Tangki Suplai Kebutuhan Air Bersih

×

Pipa ACP Bocor, Perundam Among Tirto Kota Batu Siapkan Mobil Tangki Suplai Kebutuhan Air Bersih

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, BATU – Dampak kebocoran pipa utama milik Perundam Among Tirto Kota Batu, berada di Jalan Brantas, berakibat terganggunya layanan air bersih bagi pelanggan yang terdampak diperkirakan mencapai 5000.

Perlu diketahui bahwa insiden ini terjadi akibat jebolnya pipa jenis ACP (Asbestos Cement Pipe) berukuran 10 inci atau setara kapasitas 250 m³, merupakan jaringan lama sejak tahun 1982.

Perundam Among Tirto Kota Batu bergerak cepat atas terjadinya insiden kebocoran pipa ACP tersebut.

Menanggapi situasi ini, Direktur Utama Perumdam Among Tirto Kota Batu, Ahmad Yusuf, menyampaikan bahwa wilayah yang terdampak langsung adalah Kelurahan Sisir dan Ngaglik.

Menurutnya, beberapa wilayah lain juga ikut merasakan dampak karena pihaknya harus melakukan pembagian debit air yang tersedia.

“Dampaknya tidak hanya di Sisir dan Ngaglik. Daerah lain juga terdampak karena saat ini kami harus membagi air yang ada,” ujarnya, Jum’at (2/1/2026).

Menghadapi situasi tersebut, Perundam Among Tirto Kota Batu telah menyiapkan langkah darurat dengan mengirimkan suplainair bersih menggunakan tangki bagi pelanggan yang terdampak.

“Kami juga talah menerjunkan suplai air bersih menggunakan tangki keliling bagi warga terdampak,” ungkapnya.

Selain itu, bagi pelanggan yang terdampak dengan wilayah sulit terjangkau, Perumdam Among Tirto telah menyiapkan armada tangki khusus yang mampu masuk ke gang-gang kecil permukiman warga guna menjangkau pelanggan yang kesulitan air bersih.

“Betul, armada kami siapkan agar bisa masuk gang-gang kecil. Untuk wilayah yang tidak terjangkau tangki, terus kami evaluasi agar tetap bisa terlayani,” jelasnya.

Bahkan, Dirut Perundam Among Tirto menyebutkan bahwa tim telah berhasil mengidentifikasi titik kebocoran pipa pada kedalaman sekitar 1,5 meter.

Kendati demikian, proses perbaikan sempat mengalami kendala lantaran aksesoris untuk pipa ACP saat ini sudah tidak diproduksi secara umum.

“Kami sudah berupaya menghubungi PDAM Kota Malang untuk meminta bantuan aksesoris, dan alhamdulillah mereka masih memiliki stok. Saat ini sedang dalam proses pengiriman,” ungkapnya.

Pihaknya menegaskan bahwa pengerjaan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat usia jaringan pipa yang sudah lebih dari empat dekade.

“Kami tidak ingin terjadi dampak yang lebih besar karena jaringan ini cukup tua,” tandasnya.