MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, M.T., menyebut Jawa Timur merupakan Provinsi sebagai lumbung pangan Nasional. Menurut dia, salah satu indikatornya yakni dari produksi hasil padi itu 9,7 juta ton, dari angka tersebut menjadi terbesar di Indonesia.
Hal itu dikatakan Heru Suseno seusai menjadi inspektur upacara dalam Peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur di halaman kantor Bupati Tulungagung, Sabtu (12/10/2024) Pagi.
“Bicara lumbung pangan, maka Jawa Timur harus mempertahankan sebagai Provinsi sebagai lumbung pangan nasional. Hasil dari produksi padi kita terbesar di Indonesia yakni 9,7 juta ton, kalau dikonversikan beras maka 5,75 juta ton,” ucap Heru dihadapan awak media itu.
“Sedangkan kontribusi kita itu 17,9 persen belum lagi kalau bicara daging telur dan lainnya masih tertinggi di Indonesia. Kalau bicara pertumbuhan untuk semester satu di Jawa timur itu sangat positif artinya capaian 4,98 persen menjadi capaian tertinggi di pulau Jawa,” imbuhnya.
Heru menambahkan Peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur dengan mengusung tema Jawa Timur Bersatu Bersama Untuk Maju.
“Tetapi dengan melihat usia masih tergolong muda ini dibandingkan dengan Provinsi yang lain di Indonesia,” tambahnya.
Menurut Heru, menyinggung soal tema peringatan Hari Jadi ke-79 ini, ia berujar selama ini sebenarnya kerja bersama itu sudah dikerjakan dan membuahkan hasil sebuah prestasi yang sampai saat ini harus dipertahankan, salah satunya penurunan kemiskinan ekstrem untuk Jawa Timur tahun 2024 mencapai prestasi sangat membanggakan sekali.
“Bahwa capaian angka kemiskinan ekstrem kita satu digit dari sebelumnya dua digit, hal itu harus dipertahankan. Jawa Timur menurunkan angka kemiskinan 9,79 persen per Maret 2024,” terangnya.
“Selain itu untuk Jawa Timur juga memilki Desa Mandiri yakni melesat menjadi 48 ribu dan ini merupakan terbanyak di Indonesia,” sambungnya.
Lebih lanjut Heru menjelaskan dalam sambutan dari Pj Gubernur Provinsi Jawa Timur yang ia bacakan mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder terkait selama ini sudah kerja bersama mewujudkan Jawa Timur semakin sejahtera dah maju.
“Kepada semua jajaran mulai DPRD Provinsi, jajaran Forkopimda Provinsi sampai kabupaten dan kota, aparatur pemerintahan dan seluruh masyarakat Jawa timur karena atas kerja bersama selama ini Jawa timur tetap menorehkan prestasi sesuai harapan sehingga terwujud Jawa Timur semakin sejahtera dan maju,” terangnya.
“Adapun sumbangsih Tulungagung itu terkait angka kemiskinan ekstrem bisa mempertahankan selama dua tahun berturut-turut itu nol persen, yang artinya angka yang terbentuk di Jawa timur itu merupakan angka capaian seluruh akumulasi dari Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Timur,” pungkasnya.














