* DPRD Kota Malang inginkan tahun depan lebih baik
MATTANEWS.CO, KOTA MALANG – Rapat Paripurna DPRD Kota Malang terkait Penyampaian Penjelasan Wali Kota Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2023 yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kota Malang.
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023, merupakan amanat Permendagri nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.
Dalam penyampaian laporan keuangan Pemerintah Kota Malang, telah mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK-RI perwakilan Provinsi Jawa Timur sebanyak 13 kali berturut-turut sejak tahun anggaran 2011 sampai dengan tahun anggaran 2023.
Penyusunan laporan keuangan tahun 2023 juga telah berpedoman pada standar Akuntansi Pemerintah berbasis akrual sebagaimana diamanatkan oleh peraturan pemerintah Nomor 72 tahun 2020 tentang standar akuntansi pemerintah berbasis akrual dan Permendagri.
Selanjutnya Pj Wali Kota Malang, menyampaikan laporan realisasi anggaran baik dari sisi pendapatan, belanja dan pembiayaan untuk periode tahun anggaran 2023 yang telah diaudit oleh BPK-RI perwakilan provinsi Jawa Timur secara rinci.
Pertama Pendapatan Daerah yang ditargetkan sebesar Rp.2.377.889.254.705,- terealisasi sebesar Rp.2.344.815.945.277,- atau sebesar 98,61 persen, sehingga terdapat kekurangan target sebesar Rp.33.073.309.42,- yang berasal dari sumber-sumber pendapatan daerah meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer dan Pendapatan lain yang sah.
Kedua Belanja Daerah yang dianggarkan sebesar Rp.2.829.655.226.955,- terealisasi sebesar Rp.2.596.706.284.209,- atau sebesar 91,77 persen yang terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, Belanja Modal, Belanja Tak Terduga.
Ketiga Pembiayaan realisasi Netto tahun anggaran 2023 sebesar Rp.451.516.784.66,- merupakan hasil realisasi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp.460.204.464.66,- dan pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp.8.687.680.000,- sedangkan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2023 sebesar Rp.199.626.445.134,-.
Terkait dengan Realisasi PAD yang disampai belum memenuhi target, PJ Wahyu Hidayat mengungkapkan bahwa ada beberapa evaluasi karena ada beberapa ketentuan dan kebijakan yang dijadikan pedoman untuk disampaikan.
“Ya memang tahun 2023 kemarin ada beberapa target yang perlu kita evaluasi kita sesuaikan karena ada beberapa kebutuhan dan kebijakan yang memang harus bisa dijadikan sebagai pedoman kita sampaikan, kenapa akhirnya hal tersebut tidak terealisasi, tidak bermaksud kita mengoreksi target yang ditetapkan,” ungkap Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada Kamis (30/5/2024).
Disinggung soal sektor yang menjadi bahan evaluasi tersebut, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa yang menjadi bahan evaluasi sudah diaudit oleh BPK-RI Jawa Timur.
“Kalau ini kan evaluasi sudah diaudit oleh BPK dan akhirnya kita dapatkan ya, itu berarti terkait dengan langkah-langkah kebijakan apa yang kita lakukan terkait dengan penganggaran tahun 2023, evaluasi ini kan nanti juga akan dievaluasi oleh DPRD, jadi kita akan sampaikan apa yang kita umumkan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Malang, H Abdurrochman mengungkapkan bahwa tugas dan fungsi dewan adalah untuk mengawasi apa yang dilakukan oleh pemerintah dalam pelaksanaan APBD.
“Jadi sesuai dengan peraturan pemerintah itu wajib melaporkan APBD tahun 2003, kemudian saya juga mengagumi kinerja beliau terkait yang ke 13 kali ya mendapat opini wajar tanpa terkecuali, saya kira juga sebagai prestasi beliau,” terangnya.
Menurutnya, meskipun dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 pendapatan daerah masih belum optimal dan belum terealisasi seratus persen, Abdurrochman berharap kedepan Pemkot Malang bisa merealisasikan target tersebut.
“Kalau tadi ada target yang belum terpenuhi itu memang sangat sehatkan untuk tahun berikutnya kita harus sesuai karena APBD kita itu sesungguhnya yang paling bagus ya di antara satu sampai lebih ini masih belum target itu betul-betul diperhatikan. Untuk itu ke depan harus lebih baik,” tukasnya.














